Atlet Malang Sabet Emas di Kejuaraan Memanah Berkuda dan Kempo!

MALANG – Kota Malang terus menunjukkan dominasinya di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025. Pada hari pertama, Jumat (27/6/2025), kontingen Kota Malang berhasil mendulang sejumlah medali emas dari berbagai cabang olahraga (cabor), menambah pundi-pundi kemenangan bagi kota tersebut. Semangat juang para atlet Kota Malang patut diacungi jempol.

Cabor berkuda menjadi salah satu penyumbang emas terbanyak di hari pertama. Di nomor horseback archery (HBA), Kota Malang berhasil menyabet 2 medali emas dan 2 perak. Ini menjadi awal yang baik bagi kontingen Kota Malang dalam perburuan medali di Porprov IX Jatim.

Menurut Agus Susanto dari Satgas KONI Kota Malang, Omar El Farook berhasil meraih skor tertinggi di kelas fast shooting putra dengan torehan nilai 400. Sementara itu, Wardah El Jannah berhasil meraih emas di kelas dynamic putri. Kedua atlet ini menunjukkan performa yang luar biasa di arena pertandingan.

Selain emas, Kota Malang juga berhasil meraih 2 medali perak di cabor berkuda. Abida Rahmaniyah Yusuf meraih perak di kelas fast shooting putri dan Abdurrahman meraih perak di kelas dynamic putra. Hasil ini menunjukkan bahwa Kota Malang memiliki bibit-bibit unggul di cabor berkuda.

Tidak hanya berkuda, cabor Kempo juga menyumbang 2 medali emas bagi Kota Malang. Intan dan Cintia masing-masing meraih emas dari nomor solo putri tingkat kyukenshi dan yodansha. Selain itu, Milan Theressa Dhewa dan Rachel Putri H berhasil meraih emas dari embu pasangan putri kyukenshi.

Sudi Irianto dari Satgas KONI Kota Malang menambahkan bahwa cabor Kempo juga meraih 1 medali perak dari nomor embu pasangan campuran kyukenshi atas nama Maereno dan Gwen. Serta 1 perunggu dari nomor embu beregu campuran atas nama Gwen, Dino, Citra dan Agung. Dengan tambahan ini, Kempo telah menyumbang total 4 emas bagi Kota Malang.

Cabor lain seperti Angkat Besi, Criket, Judo, Paralayang, dan Barongsai juga masing-masing menyumbang 1 medali emas bagi Kota Malang. Human Zaky Aziz meraih emas di cabor angkat besi kelas snach 56 kg putra dengan angkatan terbaiknya 98 kg. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kota Malang.

Hariyadi, Ketua Cabang PABSI Kota Malang, optimis bahwa Kota Malang masih memiliki peluang untuk menambah 3 medali emas dari Ali di kelas 80 kg dengan total angkatan terbaik 220 kg. “Kami masih punya peluang sabet tiga medali emas dari Ali kelas 80 kg,” ujarnya.

Sementara itu, Andy Sayuti Harun dari Satgas KONI Kota Malang melaporkan bahwa cabor Paralayang berhasil meraih 1 emas dan 1 perunggu. “Emas diraih Elang, sedang perunggu oleh Recky. Mereka bertanding di nomor accuracy /ketepatan mendarat putra,” ungkapnya.

Ahmad Dardiri, Satgas KONI Kota Malang yang memantau Judo, melaporkan bahwa atlet Judo Kota Malang yang cedera, Marvlyn Hannan, berhasil meraih emas. Semangatnya yang tinggi patut diapresiasi, bahkan ia tetap memberikan dukungan kepada teman-temannya yang bertanding meski sedang cedera.

“Alhamdulillah, dari Cabor Paralayang hari ini (Jumat-red), kita dapat 1 emas dan 1 perunggu. Emas diraih Elang, sedang perunggu oleh Recky. Mereka bertanding di nomor accuracy /ketepatan mendarat putra,” ujar Andy Sayuti Harun, Satgas Koni Kota Malang.

Sekretaris KONI Kota Malang, Joko Purwosusanto, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian para atlet Kota Malang. “Semoga dalam laga-laga selanjutnya di Porprov IX, para atlet Kota Malang bersemangat dan mampu juara,” harapnya. (Eka Nurcahyo)