Zona Malang Malang – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti Kantor Arema FC, atau yang akrab disebut Kandang Singa, pada Minggu (10/8) malam. Manajemen, pemain, dan perwakilan suporter bersatu dalam doa bersama untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-38 Arema FC.
Momen ini tidak hanya menjadi ajang untuk menyambut musim baru dengan harapan, tetapi juga untuk menundukkan kepala dan mengirimkan doa terbaik bagi 135+ jiwa yang menjadi korban dalam Tragedi Kanjuruhan.
Acara yang digelar di Jalan Mayjend Panjaitan No.42, Kecamatan Klojen, Kota Malang itu mengusung semangat “Bersinergi Dalam Satu Jiwa”.
Semangat ini menjadi cerminan dari dualisme emosi yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari klub berjuluk Singo Edan: merayakan pertambahan usia dengan rasa syukur, sembari terus memikul duka dan tanggung jawab moral atas tragedi kemanusiaan terbesar kedua dalam sejarah sepak bola dunia.

Gema tahlil dan doa yang dipanjatkan bersama menjadi pengingat bahwa Arema tidak akan pernah melangkah maju dengan melupakan masa lalu.
Lantunan surat Al-Fatihah dikhususkan bagi para “Pejuang Kanjuruhan”, sebutan yang disematkan sebagai bentuk penghormatan tertinggi bagi para suporter yang berpulang saat mendukung tim kebanggaannya.
Doa bersama ini menjadi simbol bahwa di usianya yang ke-38, Arema FC tidak hanya berjuang untuk meraih prestasi di lapangan hijau. Lebih dari itu, klub ini berjuang untuk memulihkan kepercayaan, menyembuhkan luka, dan memastikan tragedi serupa tidak akan pernah terulang kembali.
Harapan untuk melangkah lebih baik di musim baru pun turut dibingkai dalam untaian doa. Seluruh elemen yang hadir memohon kekuatan dan kelancaran agar Arema FC dapat bangkit menjadi klub yang lebih kuat, profesional, dan selalu berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.







