Zona Malang – Bali United harus merasakan kekalahan dalam pertandingan melawan Persis Solo pada lanjutan BRI Liga 1, Sabtu (19/8). Misi pelatih Bali United, Stefano ‘Teco’ Cugurra, untuk membawa pulang tiga poin dari kunjungan ke kandang Persis Solo, gagal total.
Para pemain Bali United, yang merasa kelelahan usai pertandingan babak preliminary Liga Champions Asia (LCA) 2023 melawan Lee Man FC, tampak tak mampu menghadapi permainan agresif dari skuad Persis Solo di Stadion Manahan, Solo.
Bali United harus mengakui keunggulan Persis Solo dengan skor telak 1-3. Gol pertama Persis Solo dicetak oleh bek tengah Diego Bardanca. Diego mencatatkan namanya sebagai pencetak gol pertama bagi Persis Solo di Liga 1 pada menit ke-39.
Bali United mampu menyamakan kedudukan melalui sundulan Jefferson Assis pada menit ke-50. Namun, pelanggaran yang dilakukan oleh bek kanan Ardi Idrus pada menit ke-63 menjadi titik balik.
Wasit Ginanjar memberikan hadiah penalti karena Ardi Idrus melanggar Arkhan Kaka di dalam kotak penalti Bali United. Striker Fernando Rodriguez yang ditugaskan sebagai eksekutor berhasil mengubah penalti menjadi gol, melewati kiper Bali United Adilson Maringa.
Keadaan semakin buruk bagi Bali United ketika mantan pemain mereka, Arapenta Poerba, berhasil mencetak gol pada menit ke-90+3. Arapenta Poerba melepaskan tembakan terarah dari luar kotak penalti yang tak mampu dihalau oleh lini belakang Bali United.
Bali United melakukan beberapa perubahan pada pertandingan melawan Persis Solo. Pelatih Teco menempatkan duet bek tengah Ryuji Utomo dan Jajang Mulyana, dengan dukungan dari Novri Setiawan dan Ardi Idrus. Ricky Fajrin, yang biasanya bermain sebagai bek kiri, ditempatkan sebagai gelandang bertahan bersama Eber Bessa dan Sidik Saimima.
Untuk posisi penyerang, Teco memilih Privat Mbarga dan Rahmat Arjuna, serta Jefferson Assis di posisi nomor sembilan. Strategi keseluruhan yang diterapkan oleh Teco berjalan dengan baik. Transisi permainan Bali United terlihat lancar, mereka mampu mengatasi permainan cepat dan agresif dari Persis Solo.
Pemain-pemain Bali United tampak lebih terkontrol dalam duel fisik dengan pemain Persis Solo, tidak terlihat tindakan berlebihan. Taktik serangan dengan umpan panjang berubah menjadi serangan yang lebih terarah. Namun, tampaknya strategi Teco tidak mampu mengatasi taktik pelatih Persis Solo asal Meksiko, Leonardo Medina. Jadi, bagaimana kabar Coach Teco selanjutnya?.***







