DeepSeek: Aplikasi AI Asal China yang Siap Guncang Dominasi ChatGPT dan Google Gemini

Keunggulan ini membuat DeepSeek semakin diminati oleh pengguna AI sehari-hari. Aksesibilitasnya yang semakin luas, terutama setelah diluncurkan di App Store dan Google Play Store, juga memperkuat posisinya di pasar global.

Saat ini, DeepSeek menempati peringkat ke-26 dalam kategori produktivitas di Google Play India, sementara ChatGPT berada di posisi ke-4. Meski begitu, peringkat ini diprediksi akan terus berubah seiring dengan meningkatnya popularitas DeepSeek.

Respons dari Dunia Teknologi

Keberhasilan DeepSeek tidak luput dari perhatian para pemain besar di industri teknologi. CEO Perplexity, Aravind Srinivas, misalnya, memberikan apresiasi terhadap pencapaian DeepSeek.

Dalam sebuah postingan di platform X, ia menyatakan, “Selama ini tidak jelas siapa yang akan menyaingi ChatGPT pertama kali. Pencapaian terbaik kami (Perplexity) hanya mencapai peringkat ke-8, setahun lalu. Saya menantikan untuk menggunakan semua model mereka (DeepSeek) untuk pencarian, asisten, dan agen tahun ini.”

Sementara itu, CEO Microsoft, Satya Nadella, secara tidak langsung menyinggung perkembangan ini dalam forum World Economic Forum.

Ia mengatakan, “Kita harus sangat serius menanggapi perkembangan yang datang dari China.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa DeepSeek dianggap sebagai ancaman serius bagi dominasi AS di bidang AI.