“Taksi berwarna hitam tersebut berusaha berpindah jalur dan hampir menyerempet sebuah mobil lain, memicu adu argumen antara kedua pengemudi setelah mereka membuka jendela kendaraan,” tambah suami Nagita Slavina ini.
Kepada masyarakat, insiden ini menimbulkan kemarahan, terutama berkaitan dengan perilaku oknum Patwal yang terkesan arogan.
Dalam video yang beredar, terlihat jelas anggota Patwal berusaha menegur taksi yang menghalangi jalan sementara dia mengawal kendaraan pejabat. Aksinya yang menunjuk-nunjuk ke arah taksi dianggap melewati batas profesionalisme oleh banyak orang yang menyaksikan kejadian itu.
Menanggapi polemik yang muncul, Korlantas Polri mengonfirmasi bahwa tindakan tegas telah diambil terhadap anggota Patwal yang bersikap tidak semestinya. Brigjen Slamet Santoso, Dirgakkum Korlantas Polri, menyatakan dalam konferensi pers,.
“Kami telah menindaklanjuti perilaku tersebut karena personel yang bersangkutan adalah anggota Polda Metro Jaya.” Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas insiden yang mengecewakan ini.”
Kami memohon maaf kepada semua masyarakat yang merasa terganggu oleh tindakan yang tidak profesional ini,” ungkapnya.
Dengan demikian, insiden ini tidak hanya menjadi pembelajaran bagi petugas Patwal tetapi juga menyoroti pentingnya protokol yang tepat dalam pengawalan pejabat guna menjaga rasa aman dan ketertiban masyarakat.







