Malang Wali Kota Ungkap Rahasia di Balik Masa Pensiun

MALANG, Zona Malang – Sebanyak 250 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Malang akan memasuki masa purna tugas terhitung mulai tanggal 1 Mei hingga Desember 2025. Mereka mengikuti kegiatan Pembekalan dan Penyerahan SK Pensiun yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Malang di Hotel Aria Gajayana, Selasa (16/4/2025).

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat yang hadir didampingi Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang secara simbolis menyerahkan SK Pensiun kepada perwakilan PNS. Selain penyerahan SK, juga turut diserahkan manfaat tabungan hari tua dan pensiun dari PT Taspen, serta 111 paket sembako sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-111 Kota Malang.

Dalam sambutannya, Wahyu Hidayat menyampaikan rasa terima kasih, apresiasi, dan penghargaan atas dedikasi dan pengabdian dari para ASN selama ini. “Saya ucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya atas dedikasi dan kerja keras panjenengan semua selama bertugas di lingkungan Pemerintah Kota Malang. Kami sangat menghargai setiap pengabdian yang telah diberikan,” ucap Wahyu.

Wahyu mengingatkan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari segalanya, melainkan sebuah fase baru yang tetap dapat diisi dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat dan produktif. “Purna tugas bukan akhir dari pengabdian, tetapi awal dari babak baru. Manfaatkan masa pensiun untuk terus berkarya, berbagi pengalaman, dan tetap memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar,” pesannya.

Lebih lanjut, Wahyu juga berpesan agar para PNS mempersiapkan diri sebaik mungkin menghadapi masa transisi ini, tidak hanya secara materiil tetapi juga secara mental dan spiritual. “Penting bagi kita semua mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan rohani. Masa pensiun harus dijalani dengan penuh semangat, kedamaian, dan rasa syukur,” tuturnya.

Dari 250 PNS yang akan memasuki masa pensiun, terdiri dari empat orang pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II), lima orang pejabat administrator (eselon III), 29 orang pejabat pengawas (eselon IV), 103 pejabat fungsional guru dan non-guru, serta 109 orang pelaksana atau staf.

Terkait banyaknya pejabat yang akan pensiun, Pemerintah Kota Malang juga memastikan langkah dengan melakukan pemetaan dan asesmen jabatan agar tidak terjadi kekosongan posisi, khususnya di jabatan strategis. “Kami segera melaksanakan asesmen dan pemetaan kebutuhan agar roda organisasi tetap berjalan dengan baik dan pelayanan publik tidak terganggu,” terangnya.

Dengan berbagai langkah ini, Pemkot Malang berharap proses regenerasi dan pengisian jabatan dapat berlangsung lancar, sekaligus memberikan ruang bagi talenta-talenta baru untuk tampil dan berkontribusi.

Acara pembekalan dan penyerahan SK Pensiun ini merupakan salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kota Malang terhadap para PNS yang akan memasuki masa purna tugas. Selain itu, pemberian manfaat tabungan hari tua dan pensiun, serta paket sembako juga menjadi bagian dari apresiasi Pemkot Malang atas dedikasi dan pengabdian para ASN selama ini.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Malang berharap dapat memberikan bekal yang cukup bagi para PNS dalam menghadapi masa pensiun, baik secara materiil maupun mental dan spiritual. Dengan persiapan yang matang, diharapkan para pensiunan ASN dapat menjalani masa purna tugas dengan penuh semangat, kedamaian, dan rasa syukur.

Selain itu, Pemkot Malang juga memastikan langkah strategis dalam melakukan pemetaan dan asesmen jabatan agar tidak terjadi kekosongan posisi, khususnya di jabatan-jabatan kunci. Hal ini dilakukan untuk menjaga keberlangsungan roda organisasi dan pelayanan publik di Kota Malang.

Kegiatan pembekalan dan penyerahan SK Pensiun ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota Malang dalam memberikan perhatian dan apresiasi kepada para PNS yang telah mengabdikan dirinya selama bertahun-tahun. Diharapkan, para pensiunan ASN dapat terus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar, baik melalui berbagi pengalaman maupun berbagai kegiatan produktif lainnya.