MALANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang resmi memberlakukan sistem satu arah di kawasan Pasar Klojen, Kota Malang. Pemberlakuan ini sudah dimulai sejak 26 April 2025 lalu atas usulan pedagang kepada Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, menjelaskan bahwa pengalihan arus lalu lintas ini merupakan bentuk layanan untuk pengunjung. Selama ini, pengunjung yang makan dan minum di tempat menggunakan lorong pasar yang sudah penuh. Dengan pemberlakuan satu arah, badan jalan dapat dimanfaatkan oleh konsumen untuk menikmati makanan dan minuman.
“Pengalihan arus lalu lintas ini layanan kami untuk pengunjung atas usulan pedagang. Sebab, kita melihat perkembangan pasar sangat pesat dan kini menjadi wisata kuliner di Kota Malang,” ujar Widjaja.
Pengaturan arus lalu lintas ini memberlakukan sistem satu arah dari selatan menuju utara. Kemudian, parkir kendaraan hanya diberlakukan satu sisi di sebelah kiri. Pemberlakuan sistem satu arah ini hanya berlaku pada hari Sabtu dan Minggu, dari pukul 06.00 WIB sampai 10.00 WIB.
Dengan adanya pengaturan lalu lintas ini, Widjaja menyebut bahwa tingkat kepadatan kendaraan di kawasan Pasar Klojen bisa terurai. Bahkan, tingkat kunjungan pun meningkat pesat dan wisatawan semakin nyaman.
“Biasanya parkir kanan kiri, dua arah dan pengunjung lalu lalang. Saat ini kita berlakukan, bisa dilihat cukup lancar dan pengunjung bisa leluasa menikmati makanan dan minumannya di badan jalan,” tuturnya.
Jika pengaturan ini berhasil, tidak menutup kemungkinan bakal diberlakukan secara permanen. Widjaja mengatakan bahwa ini masih dalam tahap uji coba, namun bisa jadi akan berlaku permanen setelah dianalisis setiap minggunya.
“Ini masih uji coba, tapi bisa jadi juga akan berlaku permanen. Kita analisa dulu setiap minggunya,” ucapnya.
Sebelumnya, pedagang di Pasar Klojen mengusulkan kepada Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, untuk memanfaatkan badan jalan sebagai lokasi makan dan minum bagi para pengunjung dan wisatawan. Hal ini dilakukan karena selama ini pengunjung yang makan dan minum di tempat, menggunakan lorong pasar dan sudah penuh.
“Pengalihan arus lalu lintas ini layanan kami untuk pengunjung atas usulan pedagang. Sebab, kita melihat perkembangan pasar sangat pesat dan kini menjadi wisata kuliner di Kota Malang,” ujar Widjaja.
Dengan adanya pemberlakuan sistem satu arah ini, Widjaja berharap dapat meningkatkan kenyamanan bagi pengunjung dan wisatawan yang datang ke Pasar Klojen. Selain itu, diharapkan juga dapat mendorong peningkatan ekonomi di kawasan tersebut.







