Sekolah Rakyat Dapat Fasilitas Lengkap, Kemenpu Pastikan

MALANG – Dalam upaya mewujudkan program pemerataan pendidikan yang diinisiasi oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PU, Mohammad Zainal Fatah, menjamin bahwa fasilitas sekolah rakyat tidak akan kalah dengan sekolah umum. Bahkan, fasilitas yang disediakan bisa lebih lengkap dan besar.

Sekolah rakyat ini merupakan program yang ditujukan untuk kalangan kurang mampu atau fakir miskin, di mana mereka akan menempuh pendidikan dari SD, SMP, dan SMA dengan sistem boarding school. Zainal menegaskan bahwa program ini adalah wujud dari perintah Presiden untuk mengurus fakir miskin di negara ini.

“Sekolah rakyat ini wujud dari kami menjalankan perintah presiden. Jadi nanti fakir miskin akan diurus negara,” ujar Zainal saat ditemui di Gedung Poltekom Malang.

Saat ini, Presiden Prabowo telah meminta agar pelaksanaan sekolah rakyat dipercepat. Untuk itu, pemerintah akan memanfaatkan gedung dan fasilitas yang sudah tersedia dan dimiliki negara. Namun, untuk target di tahun 2026 mendatang, pemerintah pusat meminta pemerintah daerah untuk segera menyiapkan lahan minimal 6,5 hektar untuk pembangunan gedung baru sekolah rakyat dengan fasilitas yang lebih lengkap.

“Seperti di sini (Poltekom Kota Malang) ini untuk sementara saja, kita perbaiki. Nanti, akan ada gedung baru yang lebih lengkap fasilitasnya,” ungkap Zainal.

Meskipun demikian, Zainal menegaskan bahwa pemerintah tidak perlu menunggu pembangunan gedung baru selesai. Saat ini, beberapa balai milik negara akan direnovasi terlebih dahulu agar layak digunakan untuk menjalankan program sekolah rakyat.

“Karena perintah presiden, gak usah nunggu komplek sekolah yang baru selesai. Jadi bisa gunakan beberapa balai milik negara, kita renovasi biar layak dulu,” katanya.

Untuk gedung baru sekolah rakyat, Zainal menjamin akan memiliki fasilitas yang lengkap, mulai dari kamar mandi, aula, stadion olahraga, balai pelatihan, hingga dapur. Hal ini dikarenakan sekolah rakyat akan menerapkan sistem boarding school, di mana para siswa akan tinggal di asrama.

“Ini kan boarding school, jadi ada asrama, mereka akan tinggal di asrama. Fasilitas yang kita siapkan full spek, mulai aula, stadion olahraga, tempat latihan bikin hidroponik, akan kita bikin semua. Nanti kita akan punya sekolah untuk rakyat,” ujarnya.

Zainal optimistis bahwa program sekolah rakyat ini akan menjadi solusi bagi pemerataan pendidikan di Indonesia. Dengan fasilitas yang memadai dan sistem boarding school, diharapkan dapat memberikan akses pendidikan yang lebih baik bagi kalangan kurang mampu.

“Ini kan boarding school, jadi ada asrama, mereka akan tinggal di asrama. Fasilitas yang kita siapkan full spek, mulai aula, stadion olahraga, tempat latihan bikin hidroponik, akan kita bikin semua. Nanti kita akan punya sekolah untuk rakyat,” pungkas Zainal.