Koperasi Merah Putih Lahir di Kelurahan Tunjungsekar Malang

MALANG – Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang telah sukses melaksanakan pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari program nasional yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 40 peserta yang terdiri dari berbagai unsur masyarakat dan kelembagaan, antara lain LPMK, PKK, para ketua RW dan RT, LINMAS, serta tokoh masyarakat lainnya, bertempat di Kelurahan Tunjungsekar, Kamis (22/5/2025).

Lurah Tunjungsekar, Waluyo menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembentukan koperasi. “Alhamdulillah, dalam waktu kurang dari tiga jam, kepengurusan koperasi telah terbentuk dengan lengkap. Telah ditetapkan ketua, wakil ketua, sekretaris, dan bendahara,” ujar Waluyo.

Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat Tunjungsekar, dengan tiga fokus utama yakni, unit simpan pinjam, UMKM, dan pertanian. Menurut Waluyo, keberadaan koperasi ini sangat relevan dengan kondisi Kelurahan Tunjungsekar yang memiliki sekitar 30 persen lahan pertanian aktif serta kegiatan UKM yang cukup tinggi.

“Setiap RW di Tunjungsekar, 50 persen warganya adalah pelaku usaha kecil. Koperasi ini akan membantu suplai kebutuhan mereka,” tambahnya. Koperasi ini juga dirancang untuk membantu masyarakat dalam mengakses pembiayaan mikro, distribusi pupuk dan sarana pertanian, hingga penguatan modal usaha. Selain itu, koperasi akan menyediakan tempat usaha dan unit kantor, yang saat ini masih dalam tahap perencanaan.

Waluyo mengatakan, langkah selanjutnya adalah penyampaian data koperasi kepada notaris dalam waktu maksimal tiga hari setelah pembentukan. Setelah itu, koperasi akan mendapatkan pengesahan melalui Surat Keputusan (SK) notaris dan pada tanggal 30 Mei 2025 akan didaftarkan secara resmi ke dinas terkait di Kota Malang. “Target kami, koperasi ini resmi berdiri secara hukum dan bisa diumumkan secara nasional pada 12 Juli 2025 sesuai arahan Bapak Presiden,” pungkasnya.

Dengan semangat gotong royong dan dukungan penuh dari masyarakat, pembentukan Koperasi Merah Putih ini menjadi tonggak awal dalam membangun kemandirian ekonomi warga Tunjungsekar. Hal ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi kelurahan-kelurahan lain di Kota Malang untuk mengikuti jejak Tunjungsekar dalam memberdayakan ekonomi warganya melalui koperasi.

Pembentukan Koperasi Merah Putih ini juga merupakan bentuk tindak lanjut dari program nasional yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Presiden Prabowo telah menekankan pentingnya pembentukan koperasi di seluruh Indonesia sebagai upaya untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Ketua RW 04 Kelurahan Tunjungsekar, Budi Santoso, menyambut baik pembentukan Koperasi Merah Putih ini. “Kami sangat mendukung inisiatif ini, karena akan sangat membantu warga kami, terutama para pelaku usaha kecil, untuk mengembangkan usahanya dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Koperasi Merah Putih juga diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat Tunjungsekar untuk saling bahu-membahu dalam mengembangkan potensi pertanian dan UMKM di wilayah tersebut. Dengan adanya koperasi, diharapkan dapat memperkuat jaringan dan akses pasar bagi produk-produk lokal, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan warga.

Pembentukan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Tunjungsekar ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Malang dalam mendukung program nasional Presiden Prabowo Subianto. Diharapkan, keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi kelurahan-kelurahan lain di Kota Malang untuk mengikuti langkah Tunjungsekar dalam memberdayakan ekonomi masyarakat melalui koperasi.