MALANG – Dalam rangka menyambut gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025, Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang telah mempercepat proses persiapan, mulai dari perbaikan venue hingga pemenuhan kebutuhan para atlet.
Sebagai salah satu tuan rumah bersama Kabupaten Malang dan Kota Batu, Kota Malang saat ini tengah fokus menyelesaikan infrastruktur pendukung. Dua fasilitas utama, GOR Ken Arok dan Stadion Gajayana, kini hampir rampung direnovasi.
Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, menyatakan bahwa GOR Ken Arok dijadwalkan selesai akhir Mei, tinggal perbaikan lantai yang mengelupas. Sementara itu, Stadion Gajayana tinggal pengecatan, dan semua ini ditargetkan tuntas pada 10 Juni 2025.
Selain venue, Disporapar juga memprioritaskan kesiapan atlet dengan menyediakan perlengkapan olahraga dan vitamin. Total anggaran yang dikucurkan untuk keperluan ini mencapai Rp4,5 miliar.
Pengadaan peralatan dilakukan secara bertahap, mengingat beberapa barang berasal dari luar negeri. Menurut Baihaqi, pengiriman sempat terkendala, namun kini sebagian besar alat telah tiba dan langsung disalurkan ke masing-masing cabang olahraga.
“Setiap hari ada pengiriman. Alat-alat untuk cabor seperti ski air dan badminton yang sempat terlambat kini sudah mulai datang. Begitu alat tiba, langsung kami hubungi cabor untuk mengambilnya di kantor,” ujar Baihaqi.
Hingga saat ini, realisasi pengadaan peralatan telah mencapai sekitar 65–70 persen. Baihaqi mengakui, tidak semua kebutuhan dapat dipenuhi sepenuhnya, mengingat keterbatasan anggaran dan prioritas kebutuhan atlet.
Meski demikian, para pelatih dan atlet tetap menunjukkan komitmen tinggi. Beberapa perlengkapan khusus, seperti seragam tanding untuk cabor Sambo, bahkan harus dipesan dari luar negeri seperti Pakistan dan India.
“Kami yakin seluruh peralatan bisa tersedia tepat waktu. Vitamin pun sudah mulai kami distribusikan sesuai permintaan tiap cabor. Penyaluran dilakukan secara bertahap,” tambah Baihaqi.
Dengan dukungan anggaran sebesar Rp4,5 miliar, Baihaqi optimistis Kota Malang mampu menjadi tuan rumah yang siap, tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga dalam memberikan kenyamanan dan layanan terbaik bagi atlet dan ofisial.
“Mulai dari fasilitas, pelayanan, hingga logistik atlet, kami pastikan semuanya tertangani sebagai bagian dari komitmen suksesnya Porprov Jatim 2025,” pungkas Baihaqi.







