Malang Polresta Beri Penghargaan Personel Berprestasi Peringati Hari Lahir Pancasila

MALANG – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2025, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono memimpin upacara khidmat di halaman Mapolresta Malang Kota. Upacara ini menjadi momentum untuk menegaskan kembali pentingnya revitalisasi nilai-nilai luhur Pancasila sebagai fondasi dalam membangun karakter personel Polri serta sebagai pedoman moral dalam pelayanan publik dan pelaksanaan tugas kepolisian.

Dalam amanatnya, Kombes Pol Nanang menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi juga menjadi spirit dalam mewujudkan Polri yang humanis, profesional, dan dipercaya masyarakat. “Pancasila bukan sekadar dasar negara, tetapi juga menjadi spirit dalam mewujudkan Polri yang humanis, profesional, dan dipercaya masyarakat,” tegasnya.

Selain memimpin upacara, Kombes Pol Nanang juga memberikan penghargaan kepada personel Polri dan pejabat utama Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang yang memiliki dedikasi tinggi dan berprestasi dalam bidang olahraga. Penghargaan ini diberikan kepada 24 anggota Polri dan 2 pejabat utama Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang.

Menurut Kombes Pol Nanang, pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas loyalitas, pengabdian, dan kontribusi nyata dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta membangun sinergi antara institusi Polri dan masyarakat. “Penghargaan ini adalah motivasi bagi seluruh anggota dan mitra kerja untuk terus mengedepankan semangat Pancasila dalam pelaksanaan tugas. Dengan semangat itu, target pengamanan dan pelayanan publik akan tercapai secara optimal dan profesional,” ungkapnya.

Dari 24 personel Polri yang menerima penghargaan, terdapat 9 anggota Satreskrim, termasuk anggota Tim Opsnal yang sukses mengungkap kasus penculikan dan menyelamatkan korban dalam waktu 3 jam. Selanjutnya, 5 personel, di antaranya Kasatreskrim Polresta Malang Kota Kompol Mohammad Sholeh, dan Kepala Dinas Sosial Donny Sandito W, atas keberhasilan dalam pengungkapan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) sehingga menyelamatkan 48 korban PT CPMI dari kekerasan fisik dan verbal.

Tidak hanya itu, 5 anggota Unit PPA Satreskrim, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tunjung Sekar Aiptu Nur Wahyudi, serta Kepala UPT PPA Dinsos P3AP2KB Fulan Diana Kusumawati juga mendapatkan penghargaan atas peran aktif mereka dalam pengungkapan kasus kekerasan seksual terhadap 7 anak laki-laki di bawah umur.

Selain itu, anggota yang berprestasi di bidang olahraga juga mendapatkan penghargaan. Salah satunya adalah satu anggota Satreskrim yang meraih Juara 1 Kejurnas Pencak Silat Kategori Seni Tunggal Piala Pangdivif 2 Kostrad, serta 2 anggota Samapta yang masing-masing meraih Juara 1 Tinju Profesional Tingkat Nasional dan Juara 1 Silat Piala Kostrad 2 Kategori Putra Dewasa.

Dua anggota Samapta lainnya juga memperoleh penghargaan atas dedikasi tinggi dalam pelaporan kerja, termasuk capaian peringkat 1 Metris Implementasi Giat Samapta dan Juara 1 Pelaporan Video Patroli Tercepat tingkat Polda.

Kolaborasi antara Polresta Malang Kota dan Dinsos P3AP2KB menjadi sorotan dalam penanganan kasus sosial dan perlindungan anak, sebagai bentuk sinergitas institusional dalam mewujudkan sistem perlindungan hukum yang humanis dan responsif.

Sebagai penutup, Kombes Pol Nanang memberikan motivasi kepada seluruh PJU dan anggota yang hadir di halaman depan Polresta Malang Kota agar disampaikan ke anggota lainnya. “Teruslah berbuat yang terbaik, tunjukkan loyalitas, dan jadilah solusi di tengah masyarakat. Dengan semangat kebangsaan dan integritas, kita buktikan bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom serta pelayanan masyarakat yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan,” pungkasnya.

Upacara dan pemberian penghargaan ini menjadi bentuk komitmen Kapolresta Malang Kota dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila secara nyata melalui tindakan preventif, preemtif, dan represif yang humanis serta berorientasi pada pelayanan publik yang prima untuk Polri Presisi.