MALANG, Zona Malang – Jelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus memberikan kabar gembira bagi masyarakat Jawa Timur. Pasokan energi, baik Bahan Bakar Minyak (BBM) maupun Liquefied Petroleum Gas (LPG), dipastikan aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan selama perayaan Idul Adha. Kabar ini tentu menjadi angin segar di tengah persiapan masyarakat menyambut hari raya kurban.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa stok BBM dan LPG dalam kondisi aman dan seluruh infrastruktur telah disiagakan. Pertamina berkomitmen untuk memastikan kelancaran penyaluran energi, terutama LPG yang permintaannya cenderung meningkat saat Idul Adha.
“Selama Idul Adha 2025, stok BBM dan LPG dipastikan dalam kondisi aman tercukupi dan seluruh infrastruktur telah disiagakan,” ujar Ahad Rahedi, Rabu (4/6/2025). Pernyataan ini menjadi jaminan bagi masyarakat agar tidak perlu khawatir akan kekurangan pasokan energi selama perayaan Idul Adha.
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan LPG, Pertamina telah menyiapkan langkah mitigasi melalui penyaluran fakultatif. Penyaluran ini merupakan tambahan di luar penyaluran reguler yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat, terutama saat libur panjang atau peristiwa khusus seperti Idul Adha.
Selain LPG, Pertamina juga memastikan kesiapan pasokan BBM. Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus akan melaksanakan build up stock sesuai kebutuhan dan melakukan pengecekan sarana dan fasilitas SPBU secara intensif, termasuk pengecekan aspek Quantity and Quality (QQ) BBM. Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas dan kuantitas BBM yang diterima oleh masyarakat sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus telah menyiapkan penyaluran fakultatif hingga 96 persen dari rata-rata penyaluran harian, dengan total 1.520.871 tabung untuk seluruh wilayah Jawa Timur. Jumlah ini diharapkan dapat mencukupi kebutuhan aktivitas masyarakat selama perayaan Idul Adha, sehingga perayaan dapat berjalan dengan lancar dan penuh berkah.
Ahad Rahedi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying. Ia menekankan bahwa stok energi dalam kondisi aman dan tercukupi, sehingga tidak ada alasan untuk khawatir akan kekurangan pasokan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli produk secara berlebihan, terutama LPG. Masyarakat jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya, jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” pesan Ahad.
Pertamina juga mengajak masyarakat untuk menggunakan LPG sesuai peruntukannya. LPG 3 kg merupakan produk subsidi yang ditujukan khusus untuk masyarakat kurang mampu, sementara LPG Non Subsidi (Brightgas) diperuntukkan bagi masyarakat mampu. Dengan menggunakan LPG sesuai peruntukannya, diharapkan subsidi pemerintah dapat tepat sasaran dan membantu masyarakat yang membutuhkan.
Untuk wilayah Malang Raya, Pertamina telah menyiapkan penyaluran fakultatif yang cukup signifikan. Kota Malang mendapatkan alokasi hingga 93% dari rata-rata penyaluran harian dengan jumlah 36.200 tabung, Kabupaten Malang hingga 101% dari rata-rata penyaluran harian dengan jumlah 120.000 tabung, dan Kota Batu hingga 94% dari rata-rata penyaluran harian dengan jumlah 13.800 tabung. Bagi masyarakat dan pelanggan Pertamina yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait produk Pertamina, dapat menghubungi Pertamina Call Center di nomor 135.







