Porprov Jatim 2025 Terancam Sepi? Kadispora Ngamuk Minta Ini!

MALANG – Kadispora Jatim Soroti Minimnya Promosi Porprov 2025, Desak Pemda Se-Jatim Turun Tangan!

MALANG – Pastikan seluruh Jawa Timur merasakan demam olahraga! Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur, M. Hadi Wawan Guntoro, baru-baru ini angkat bicara mengenai promosi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 yang dinilai masih kurang menggigit. Ia menegaskan bahwa ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi ini bukan hanya menjadi tanggung jawab Malang Raya sebagai tuan rumah, melainkan milik seluruh Jawa Timur. Oleh karena itu, Hadi mendesak seluruh pemerintah daerah (pemda) se-Jawa Timur untuk ikut aktif dalam mensosialisasikan dan mempromosikan Porprov 2025 agar gaungnya semakin terasa di seluruh penjuru provinsi. “Ini bukan hanya gawenya Malang Raya, tapi gawenya Jatim! Harus digelorakan bersama!” tegasnya dengan nada bersemangat.

Malang Raya Siap Jadi Tuan Rumah, Tapi Promosi Harus Lebih Gencar!

Porprov Jatim 2025 dijadwalkan akan berlangsung dari tanggal 28 Juni hingga 5 Juli 2025. Malang Raya, yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu, telah ditunjuk sebagai tuan rumah utama untuk perhelatan akbar ini. Saat ditemui di Stadion Gajayana, Malang, pada Minggu (8/6/2025), Hadi mengapresiasi kesiapan infrastruktur pertandingan yang saat ini telah mencapai lebih dari 90 persen. “Secara keseluruhan sudah siap, tinggal perbaikan Stadion Gajayana dan beberapa venue lain yang masih dalam proses renovasi,” ungkapnya. Meskipun demikian, Hadi mengakui bahwa promosi kegiatan masih belum optimal. Menurutnya, meskipun pemda se-Malang Raya bersama KONI telah berupaya mensosialisasikan Porprov, namun dampaknya belum terasa luas di masyarakat. Hal ini menjadi perhatian serius mengingat Porprov merupakan ajang penting untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial dari seluruh Jawa Timur.

Pemda Se-Jatim Diminta Bergerak, Jangan Hanya Jadi Penonton!

Lebih lanjut, Hadi menjelaskan bahwa partisipasi aktif dari seluruh pemda se-Jawa Timur sangat dibutuhkan untuk meningkatkan eksposur Porprov 2025. Ia berharap agar setiap daerah dapat memanfaatkan berbagai media promosi yang ada, mulai dari media sosial, website resmi, hingga pemasangan spanduk dan baliho di tempat-tempat strategis. “Malang sudah cukup masif, tapi tetap belum cukup. Karena itu, kami meminta pemda se-Jatim turut serta mempromosikan Porprov. Ini tugas bersama seluruh stakeholder,” tegasnya sekali lagi. Hadi menekankan bahwa Porprov bukan sekadar agenda Malang Raya, melainkan milik seluruh Jawa Timur. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dan partisipasi dari semua pihak di tingkat provinsi untuk meningkatkan eksposur kegiatan. Dengan promosi yang lebih gencar, diharapkan masyarakat Jawa Timur akan semakin antusias menyambut dan mendukung Porprov 2025.

Wali Kota Malang Sudah Ambil Langkah, Daerah Lain Kapan?

Sebelumnya, minimnya promosi Porprov 2025 juga telah disoroti oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Sebagai bentuk keseriusan, Wahyu bahkan telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang mengimbau seluruh kelurahan, kecamatan, RT/RW, hingga perhotelan di Kota Malang untuk turut mempromosikan Porprov melalui pemasangan banner dan media lainnya. Langkah ini patut diapresiasi sebagai bentuk komitmen Kota Malang sebagai tuan rumah. “Kami ingin seluruh masyarakat Kota Malang merasakan semangat Porprov dan ikut berpartisipasi dalam menyukseskan acara ini,” ujar Wahyu dalam keterangannya beberapa waktu lalu. Dengan adanya SE ini, diharapkan promosi Porprov di Kota Malang akan semakin masif dan efektif. Sekarang, tinggal menunggu gebrakan dari daerah-daerah lain di Jawa Timur untuk menunjukkan dukungan mereka terhadap Porprov 2025. Apakah daerahmu sudah siap ikut serta mempromosikan Porprov? Jangan sampai ketinggalan ya!