Gelorakan Semangat Juang, Wali Kota Wahyu Ziarah dan Bawa Kabar Gembira Soal Pahlawan Asli Malang

Suasana khidmat menyelimuti peringatan hari penting Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Kota Malang. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memimpin langsung ziarah ke Taman Makam…

Zona Malang, Malang – Suasana khidmat menyelimuti peringatan hari penting Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) di Kota Malang. Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memimpin langsung ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) pada Minggu (10/8), sebagai wujud penghormatan mendalam bagi para pejuang yang telah merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

Momen ini tidak hanya menjadi ajang untuk menundukkan kepala, tetapi juga untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan.

Di hadapan awak media usai prosesi tabur bunga, Wahyu Hidayat menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang sarat makna dan wajib dilestarikan. Menurutnya, ziarah ke makam pahlawan adalah cara konkret untuk terus terhubung dengan akar sejarah bangsa.

“Kegiatan tahunan ini perlu kita laksanakan, terutama dalam memberikan bunga setelah berdoa bersama,” kata Wahyu saat diwawancarai di TMP Kota Malang.

Di tengah momen sakral tersebut, Wahyu juga menyampaikan sebuah kabar gembira yang telah lama dinantikan oleh warga Bhumi Arema. Ia mengungkapkan bahwa salah satu pejuang kebanggaan Malang, Hamid Rusdi, kini selangkah lagi akan dikukuhkan sebagai pahlawan nasional oleh Presiden Prabowo Subianto. Proses pengusulan disebutnya telah sampai pada tahap akhir.

“Kita tinggal menunggu surat persetujuan dari pemerintah pusat terkait hal ini, karena ini merupakan kebanggaan, mengingat beliau adalah warga asli Malang yang memiliki prestasi luar biasa,” jelas Wahyu dengan raut wajah optimistis.

Penetapan Hamid Rusdi sebagai pahlawan nasional diyakini akan menjadi sumber inspirasi dan kebanggaan besar, tidak hanya bagi keluarga besar LVRI, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Malang.

Menutup perbincangan, Wahyu Hidayat menitipkan pesan penting kepada seluruh warga Kota Malang. Ia berharap semangat untuk menghargai jasa para pahlawan tidak hanya muncul saat seremoni, tetapi terwujud dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga ingatan kolektif tentang perjuangan para pendahulu.

“Penduduk setempat juga harus berpartisipasi dalam mengenang mereka, karena kita sebagai generasi penerus perlu menghormati sejarah perjuangan para pahlawan yang telah gugur,” tandas Wahyu.