Zona Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mengintensifkan sebuah program inovatif untuk memperkuat ketahanan keluarga dengan memperluas fungsi masjid. Melalui program “Family Corner Berbasis Masjid“, rumah ibadah tidak hanya menjadi pusat kegiatan spiritual, tetapi juga difungsikan sebagai pusat edukasi dan konsultasi untuk mengatasi berbagai persoalan rumah tangga.
Langkah ini ditegaskan oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, saat membuka “Workshop Penguatan Kapasitas Family Corner Berbasis Masjid” di Hotel Aria Gajayana pada Selasa (9/9/2025). Menurutnya, program ini adalah solusi preventif untuk menghadapi tantangan keluarga yang semakin kompleks di era modern.
Dari Pusat Ibadah Menjadi Ruang Edukasi
Dalam arahannya, Wali Kota Wahyu Hidayat menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari keprihatinan terhadap meningkatnya permasalahan keluarga, mulai dari isu komunikasi, ekonomi, hingga perselisihan. Program Family Corner dirancang untuk mendekatkan solusi langsung ke tengah masyarakat.
“Masjid, yang selama ini dikenal sebagai pusat ibadah, kini kita fungsikan juga sebagai pusat edukasi dan konsultasi keluarga,” ujar Wahyu.
Ia berharap masjid dapat secara proaktif ‘menyapa’ keluarga-keluarga di sekitarnya dan menjadi benteng utama dalam memperkuat ketahanan mereka secara holistik, mencakup aspek spiritual, fisik, mental, sosial, dan ekonomi.
Membekali “Ujung Tombak” di Masyarakat
Workshop yang digelar menjadi langkah konkret untuk memastikan program ini berjalan efektif. Para peserta, yang merupakan pengurus Family Corner di berbagai masjid, disebut oleh Wali Kota sebagai “ujung tombak” di lapangan.
Mereka akan dibekali dengan berbagai pengetahuan dan keterampilan, di antaranya:
- Hukum Keluarga: Memahami aspek legal dalam pernikahan dan rumah tangga.
- Keterampilan Pendampingan: Mampu menjadi pendengar dan memberikan dukungan awal bagi keluarga yang bermasalah.
- Keterampilan Fasilitasi: Menjadi mediator dalam mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi.
“Para peserta workshop ini merupakan tempat bersandar bagi masyarakat. Oleh karena itu, penting untuk membangun jejaring yang kuat agar bisa saling berbagi dan menguatkan satu sama lain,” pesan Wahyu.
Target Ekspansi: Jangkau Lebih Banyak Keluarga
Program Family Corner bukanlah inisiatif baru. Pemkot Malang telah mengimplementasikannya sebagai proyek rintisan di 15 masjid sepanjang tahun 2024. Melihat respons positif dan kebutuhan yang ada, program ini akan diperluas secara signifikan.
“Di tahun ini (2025), kami memiliki target akan ada 20 masjid lagi yang mengimplementasikan Family Corner,” beber Wahyu. “Ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari komitmen kami untuk menjangkau lebih banyak keluarga dan mewujudkan masyarakat yang harmonis serta sejahtera,” pungkasnya.







