Zona Malang – Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, secara resmi memberangkatkan kontingen Palang Merah Remaja (PMR) Kota Malang untuk berlaga di ajang Jumpa Bhakti Gembira (Jumbara) X tingkat Provinsi Jawa Timur. Dalam upacara yang digelar di halaman Balai Kota Malang, Senin (15/9), Wawali Ali memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat sosial para pelajar tersebut di tengah tantangan era digital.
Kontingen yang terdiri dari anggota PMR tingkat SD (Mula), SMP (Madya), dan SMA (Wira) ini akan berkompetisi dan mengikuti serangkaian kegiatan di bumi perkemahan Semen Gresik pada 17 hingga 22 September 2025 mendatang.
Dalam sambutannya, Wawali Ali menekankan bahwa generasi muda saat ini adalah penerus bangsa dan Kota Malang. Ia menyoroti tantangan era globalisasi yang semakin kompleks, terutama pengaruh media sosial yang dapat menumbuhkan gaya hidup individualistik. Oleh karena itu, ia memuji para anggota PMR yang memilih untuk aktif dalam kegiatan sosial.
“Kepekaan sosial, kepedulian sosial ini harus kita tanamkan. Tidak banyak generasi muda yang mau aktif di PMR ini. Maka dengan begitu adanya kontingen ini, harapannya mampu menularkan kepekaan sosial ini kepada sesama, terutama di generasi mudanya,” tutur Ali.
Menurutnya, semangat yang ditunjukkan para pelajar ini sejalan dengan visi Pemkot Malang untuk mewujudkan kota yang berkelas dengan mengedepankan nilai-nilai luhur bangsa. “Salah satu budaya terbaik bangsa ini adalah gotong royong dan kepedulian sosial. Inilah kunci kesuksesan membangun Kota Malang,” tegasnya.
Ia pun berharap kontingen Jumbara PMR Kota Malang dapat meraih prestasi terbaik dan membawa nama baik daerah. “Semoga kontingen Kota Malang sukses, membawa prestasi terbaik, dan kembali membawa kebanggaan untuk kota tercinta kita,” pungkasnya.
Pemberangkatan kontingen oleh pimpinan daerah ini mengirimkan pesan penting bagi masyarakat, khususnya bagi para pelajar dan orang tua di Kota Malang.
Ini adalah bentuk pengakuan dan validasi dari pemerintah bahwa kegiatan ekstrakurikuler yang mengasah empati, kerja sama tim, dan kepedulian sosial seperti PMR memiliki nilai yang setara dengan prestasi akademik.
Di tengah tuntutan zaman yang serba kompetitif, dukungan ini menegaskan bahwa pembangunan karakter dan kepekaan sosial tetap menjadi prioritas utama dalam mencetak generasi penerus yang unggul dan berakhlak.







