Zona Malang – Kota Malang kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu kota percontohan dalam inovasi tata kelola pemerintahan. Pada Senin (6/10), Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menerima kunjungan kerja dari jajaran Pemkot Serang yang dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kotanya, Nur Agis Aulia.
Kunjungan yang disambut oleh Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, ini merupakan kali kedua bagi Pemkot Serang. Kali ini, mereka secara khusus datang untuk mempelajari sistem pengelolaan kesejahteraan rakyat, zakat, wakaf, dan hibah yang dinilai berhasil diterapkan di Kota Malang.
Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, menyatakan bahwa sebagai daerah yang relatif baru, pihaknya membutuhkan benchmark atau tolok ukur dari kota-kota yang sudah lebih matang.
“Saya kira memang Kota Malang ini salah satu kota yang bisa menjadi role model, untuk kemudian bisa memaksimalkan potensi yang ada di Serang dan bisa kita ambil pelajarannya di Kota Malang,” ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, menyambut baik kunjungan ini dan menekankan pentingnya semangat kolaborasi dan saling belajar antar daerah. Menurutnya, silaturahmi antar kepala daerah adalah kunci untuk menemukan solusi atas berbagai permasalahan dan melahirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ali juga menjelaskan bahwa tanggung jawab Pemkot Malang tidak hanya terbatas pada warga ber-KTP Malang. Sebagai Kota Pendidikan dengan 57 perguruan tinggi, Malang menjadi rumah bagi ratusan ribu mahasiswa dari seluruh Indonesia.
“Ini adalah komitmen dalam meningkatkan pelayanan dan tata kelola pemerintahan guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat sesuai visi dan misi,” sambungnya.
Kunjungan kerja dari pemerintah daerah lain ini menjadi sebuah hal penting dan membanggakan bagi Anda sebagai warga Kota Malang.
Ini adalah sebuah validasi eksternal yang menunjukkan bahwa sistem dan program yang dijalankan oleh pemerintah kota Anda dinilai berhasil dan inovatif hingga menjadi rujukan bagi daerah lain.
Prestasi ini bukan hanya milik pemerintah, melainkan cerminan dari sebuah kota yang dinamis dan maju, yang pada akhirnya turut membangun rasa bangga sebagai warganya.







