Gedung Parkir Kayutangan Heritage Ditutup Sementara, Dibuka Lagi 7 Januari 2026

Pemkot Malang tutup sementara gedung parkir Kayutangan Heritage untuk perbaikan. Dibuka kembali 7 Januari 2026.

Zona Malang – Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) menutup sementara gedung parkir Kayutangan Heritage. Penutupan ini dilakukan selama enam hari, mulai 1 hingga 6 Januari 2026, sebagai tindak lanjut dari evaluasi uji coba operasional yang digelar pada malam pergantian tahun.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menjelaskan bahwa sejumlah kekurangan teknis ditemukan saat uji coba. “Pada saat uji coba operasional, kami menemukan beberapa kekurangan, seperti lantai parkir yang tergenang air hujan dan adanya kebocoran. Karena itu, kami minta pihak ketiga selaku pelaksana proyek segera melakukan perbaikan,” ujarnya.

Setelah proses pembenahan selesai, gedung parkir akan kembali dibuka pada 7 Januari 2026. Sebagai bentuk sosialisasi, Pemkot Malang menggratiskan tarif parkir selama satu minggu pertama operasional. “Seluruh sepeda motor wajib parkir di dalam gedung parkir, dan masyarakat bisa menikmati fasilitas ini secara gratis selama tujuh hari,” tambah Wahyu.

Menurut Wahyu, kehadiran parkir Kayutangan Heritage mendapat sambutan baik dari warga. Lokasinya dianggap strategis dan dekat dengan pusat aktivitas kawasan heritage. “Pengendara motor merasa lebih nyaman karena parkir lebih tertata, aman, dan jaraknya tidak terlalu jauh dari pusat keramaian,” katanya.

Kepala Bidang Parkir Dishub Kota Malang, Rahmat Hidayat, menyebutkan sejumlah catatan hasil evaluasi uji coba. Di antaranya:

  • Minimnya rambu dan penunjuk arah.
  • Lantai parkir tergenang saat hujan.
  • Tikungan akses keluar motor terlalu tajam.
  • Gundukan tanjakan masih tinggi.
  • Belum tersedia pembatas parkir (wheel stopper) di area mobil.

Meski ada catatan perbaikan, Rahmat menegaskan bahwa antusiasme masyarakat cukup tinggi. Pada uji coba malam tahun baru, seluruh area parkir terisi penuh hingga lantai atas. “Baru sekitar pukul 02.00 WIB kendaraan mulai keluar dan area parkir kosong,” jelasnya.

Dengan adanya perbaikan teknis, Pemkot Malang berharap gedung parkir Kayutangan Heritage dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah parkir di kawasan wisata bersejarah tersebut. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu mendukung kenyamanan pengunjung sekaligus menata lalu lintas di pusat kota.