JAKARTA, Zonamalang.com – Pemerintah akan menutup rangkaian peringatan Bulan Kemerdekaan 2026 dengan menggelar Merdeka Run. Ajang olahraga tersebut terbuka untuk masyarakat umum sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang TahunKode Etik Jurnalistik ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Merdeka Run menawarkan tiga kategori jarak, yakni 5 kilometer, 8,1 kilometer, dan 10 kilometer. Seluruh peserta dijadwalkan memulai perlombaan dari kawasan depan Istana Merdeka, Jakarta.
Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengatakan, rute yang dilalui peserta akan disesuaikan dengan kategori jarak yang dipilih.
“Rute Merdeka Run akan dimulai dari depan Istana Merdeka. Peserta akan melalui rute sesuai jarak yang ditentukan, yaitu lima kilometer, 8,1 kilometer, dan 10 kilometer,” kata Juri di Gedung Utama Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Jumat (31/7/2026).
Juri mengajak masyarakat dari berbagai kalangan untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Selain menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan, Merdeka Run diharapkan dapat mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup sehat melalui olahraga.
Peserta akan mendapatkan sejumlah perlengkapan, seperti race pack eksklusif, jersey, dan medali. Panitia juga menyiapkan hadiah bagi peserta yang menjadi pemenang maupun berhasil menyelesaikan perlombaan.
Selain hadiah untuk para finisher, peserta juga berkesempatan memperoleh berbagai door prize. Kegiatan tersebut dikoordinasikan bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga.
“Hadiah bagi para finisher dan pemenang, termasuk door prize, akan disediakan. Terima kasih kepada teman-teman dari Kementerian Pemuda dan Olahraga yang telah mengoordinasikan kegiatan ini,” ujarnya.
Juri menjelaskan, Merdeka Run menjadi salah satu dari sejumlah agenda tingkat nasional yang diselenggarakan selama Bulan Kemerdekaan 2026. Rangkaian kegiatan tersebut melibatkan banyak pihak, mulai dari kementerian, lembaga negara, badan usaha milik negara, pemerintah daerah, hingga unsur TNI dan Polri.
Dukungan juga diberikan oleh tenaga kesehatan serta berbagai pihak lain yang terlibat dalam memastikan seluruh kegiatan berjalan aman dan tertib.
“Pelaksanaan agenda Bulan Kemerdekaan tingkat nasional tahun 2026 didukung sejumlah kementerian dan lembaga, BUMN, pemerintah daerah, TNI, Polri, unsur kesehatan, dan berbagai pihak lainnya,” jelas Juri.
Pemerintah juga mengimbau pemerintah daerah, BUMN, dan BUMD menggelar kegiatan serupa di wilayah masing-masing. Berbagai agenda tersebut diharapkan dapat membuat perayaan HUT ke-81 RI berlangsung meriah dan melibatkan lebih banyak masyarakat.
Meski demikian, penyelenggara diminta tetap memperhatikan pelayanan publik, keamanan, kenyamanan masyarakat, serta kelancaran aktivitas sehari-hari.
“Pemerintah mengimbau pemerintah daerah, BUMN, dan BUMD untuk turut berpartisipasi membuat berbagai kegiatan agar peringatan HUT RI ke-81 semakin meriah, dengan tetap memperhatikan kepentingan publik lainnya,” katanya.
Juri juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila sejumlah kegiatan selama Bulan Kemerdekaan menyebabkan penyesuaian atau pengalihan arus lalu lintas, terutama di kawasan yang menjadi lokasi acara.
Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut digelar bukan sekadar sebagai hiburan, tetapi juga sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan sekaligus upaya membangkitkan kembali semangat kebangsaan.
“Kami memohon maaf apabila pelaksanaan kegiatan menimbulkan penyesuaian arus lalu lintas. Kegiatan ini semata-mata untuk memeriahkan HUT RI, mensyukuri kemerdekaan, dan membangun semangat agar kita bekerja keras mencapai tujuan bernegara,” tuturnya.
Pemerintah berharap perayaan HUT ke-81 RI dapat memperkuat kebersamaan masyarakat serta mendorong semangat menuju bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur.







