Khofifah juga memberikan apresiasi terhadap berbagai pihak yang telah bersinergi dalam penanggulangan bencana di Jawa Timur, mulai dari relawan, pemerintah, dunia usaha, hingga akademisi.
“Pesan saya kepada masyarakat Jawa Timur, kita harus terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Digitalisasi seperti aplikasi SMART-PB dan InaRISK juga dapat menjadi alat yang efektif dalam penanggulangan bencana,” tutupnya.
Penghargaan ini menunjukkan bahwa kolaborasi dan sinergi seluruh elemen masyarakat Jawa Timur memainkan peran kunci dalam membangun ketangguhan terhadap bencana. Gubernur Khofifah berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya penanggulangan bencana di wilayahnya demi keamanan dan kesejahteraan masyarakat.***







