Zona Malang – Masyarakat Kota Malang diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di malam hari setelah kembali terjadi aksi kejahatan. Pada Sabtu (10/2), sebuah kelompok begal bersajam dilaporkan telah memperdayai korbannya di kawasan Sawojajar. Korban, yang tinggal di Kelurahan Oro-Oro Dowo, Kota Malang, menjadi sasaran empuk bagi kelompok tersebut.
Peristiwa ini disampaikan oleh istri korban, Bunga, yang mengungkapkan bahwa suaminya, pemilik salah satu kedai di Kelurahan Sawojajar, diduga telah menjadi target kelompok begal tersebut. Menurut keterangan Bunga, suaminya telah ‘dipantau’ oleh kelompok tersebut sejak dia meninggalkan kedainya pada dini hari sekitar pukul 02.00.
“Saat itu, sekelompok orang mengikuti suami saya dari Jalan Danau Kerinci hingga ke Jalan Danau Toba,” jelas Bunga. Suami Bunga yang curiga sempat melihat ke arah spion dan mendeteksi bahwa salah satu dari empat orang yang mengikutinya membawa sajam.
Kejar-kejaran Mencekam di Malam Hari
Situasi semakin tegang ketika suami Bunga, merasa terancam, memutuskan untuk melarikan diri. “Suami saya tancap gas dan langsung dikejar oleh empat orang yang naik dua motor itu,” lanjutnya. Meskipun salah satu motor terjatuh saat tiba di SBPU Jalan Danau Toba, komplotan begal itu tidak menyerah.
Masih dalam hari yang sama, suami Bunga kembali menjadi target pada pukul 20.00 di Jalan Danau Kerinci. “Tiga motor dengan enam orang saling berboncengan mulai memperdayai suami saya di area yang sepi dan gelap,” ungkap Bunga. Mereka mengancam menggunakan sajam dan berhasil merampas barang berharga korban.
Tindakan Korban dan Kerugian
Beruntungnya, suami Bunga berhasil melarikan diri setelah tasnya terkena serangan sajam. Namun, tablet, dompet dengan uang tunai Rp 420 ribu, dan kartu ATM jatuh ke tangan para begal. “Meskipun suaminya berhasil melarikan diri, kerugian total mencapai sekitar Rp 5,42 juta,” tambah Bunga.
Hingga saat ini, suami Bunga masih dalam kondisi syok dan belum memutuskan untuk melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian. Kepada masyarakat, dia menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan diri, terutama saat berada di kawasan yang sepi dan gelap.
Penyelidikan Polisi Masih Berlangsung
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, menyatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kebenaran informasi ini. “Kami sedang berkoordinasi dengan anggota Polsekta Kedungkandang untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” katanya.
Aksi kejahatan seperti ini mengingatkan seluruh masyarakat akan pentingnya keamanan dan kewaspadaan, terutama dalam kondisi yang rentan seperti malam hari. Semoga pihak kepolisian segera menemukan dan mengambil tindakan terhadap pelaku kejahatan ini demi keamanan bersama.






