Zona Malang – Gunung Semeru, salah satu gunung berapi aktif yang menjadi kebanggaan Jawa Timur, kembali membuat gebrakan dengan erupsinya pada Jumat (8/3/2024) pukul 05.42 WIB.
Liswanto, petugas dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), mengonfirmasi bahwa erupsi tersebut menghasilkan tinggi kolom abu mencapai sekitar ± 800 meter di atas puncak gunung, yang mencapai ketinggian sekitar ± 4.476 meter di atas permukaan laut.
Tinggi kolom abu yang teramati memiliki warna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang, dan arahnya menunjuk ke selatan. Erupsi ini menimbulkan keprihatinan di kalangan warga sekitar, terutama mereka yang berada di sektor tenggara gunung, khususnya di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak gunung.
Dalam rangka meminimalkan risiko bahaya akibat erupsi, masyarakat diimbau untuk menghindari melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara gunung Semeru.
Larangan juga diberlakukan untuk aktivitas di sepanjang Besuk Kobokan, terutama pada jarak 500 meter dari tepi sungai, karena berpotensi terkena dampak perluasan awan panas dan aliran lahar, yang dapat mencapai jarak hingga 17 km dari puncak gunung.
Hingga pukul 09.30 WIB, erupsi Gunung Semeru masih berlangsung, memicu kekhawatiran di kalangan warga sekitar. Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan mengikuti informasi yang dikeluarkan oleh otoritas terkait. Tindakan pencegahan dan evakuasi segera diperlukan untuk memastikan keselamatan warga yang tinggal di sekitar area yang terdampak erupsi.***






