Sebuah tragedi menyedihkan terjadi di Kota Malang, Senin kemarin, yang melibatkan seorang pria berusia 37 tahun yang diduga bunuh diri dengan cara tertabrak kereta api. Peristiwa itu terjadi di Jalan Kolonel Sugiono, Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, sekitar pukul 19.30 WIB. Kasih Humas Polresta Malang Kota, Ipda Yudi Risdiyanto, mengonfirmasi kebenaran peristiwa tersebut.
Menurut Ipda Yudi Risdiyanto, peristiwa tragis itu diduga terjadi ketika seorang pria berinisial ZA sengaja berdiri di rel kereta api, menyebabkan terjadinya kecelakaan yang fatal.
“Kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Diduga ada seorang laki-laki yang sengaja berdiri di rel kereta yang mengakibatkan terjadinya laka dan meninggal dunia,” ujarnya pada Selasa, 26 Maret 2024.
Dari keterangan beberapa saksi mata, diketahui bahwa pria tersebut awalnya duduk di pinggir rel kereta api. Namun, ketika ada kereta api melintas, tanpa diduga, pria tersebut tiba-tiba berlari ke arah depan kereta.
“Ketika kereta mulai mendekat, pria tersebut berlari ke arah depan kereta api yang sedang melintas,” jelas Yudi.
Akibatnya, pria itu tertabrak oleh kereta api dan meninggal di tempat kejadian. Warga sekitar segera menghubungi pihak kepolisian dan ambulance. Petugas di lapangan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) serta identifikasi korban.
Sekitar pukul 20.30 WIB, petugas ambulance tiba di lokasi dan membawa jenazah pria tersebut ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Warga sekitar tidak mengenal korban dan dipastikan bukan warga sekitar. Namun, setelah berada di RSSA Malang, keluarga korban datang dan mengonfirmasi bahwa pria tersebut adalah ZA, warga Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
“Dari hasil identifikasi, korban bukan warga Jalan Kolonel Sugiono dan warga sekitar tidak ada yang mengenali korban,” tambah Yudi.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya di sekitar rel kereta api serta pentingnya mendukung mereka yang mungkin mengalami kesulitan mental. Menghindari peristiwa serupa di masa depan adalah tanggung jawab bersama, dan edukasi serta kesadaran masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah tragedi semacam ini terulang kembali.
Kami akan terus memperbarui informasi seputar peristiwa ini seiring dengan perkembangan yang terjadi. Semoga tragedi ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih peduli dan memperhatikan lingkungan sekitar, serta memberikan dukungan kepada siapa pun yang membutuhkan bantuan.






