Sebuah insiden menegangkan terjadi di Kota Malang ketika seorang suami, Yanuar Tri Laksono, mengalami tantangan duel carok saat mengantarkan istrinya hendak membeli buah di kawasan Sawojajar, Kedungkandang. Peristiwa ini kemudian menjadi viral setelah korban mengunggahnya ke media sosial.
Menurut cerita Yanuar, kejadian bermula ketika ia mengendarai mobil untuk mengantarkan istrinya ke simpang empat Sawojajar pada Jumat sore. Sebelum berhenti, Yanuar menyalakan lampu hazard sebagai tanda kepada pengendara lain untuk berhati-hati karena ia sedang menunggu istrinya turun dari mobil.
Namun, sebuah insiden tidak menyenangkan terjadi ketika Yanuar hendak mencari tempat parkir setelah istrinya turun dari mobil. Pengendara motor yang diduga sebelumnya berada di belakang kendaraan Yanuar terus mengikutinya dan bahkan menantangnya untuk duel carok.
Yanuar mengikuti permintaan pengendara motor tersebut dan turun dari mobilnya. Sebelumnya, pelaku juga menendang kendaraan Yanuar agar mobilnya berhenti.
Meskipun istri Yanuar mencoba untuk melerai, cekcok tidak terhindarkan. Pelaku kemudian menantang Yanuar untuk melakukan carok. Momen tersebut direkam dan diunggah oleh Yanuar ke akun media sosialnya.
Dalam kejadian tersebut, Yanuar mengalami luka gores di lehernya akibat ulah pelaku. Melihat situasi yang semakin memanas, Yanuar memilih untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.
Kapolsek Kedungkandang, AKP Effendi Budi Wibowo, membenarkan bahwa Yanuar telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib. Polisi kemudian meminta keterangan dari Yanuar dan istrinya terkait insiden yang dialami.
Dari keterangan yang diberikan, kasus ini akan ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian sebagai tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan. Hal ini karena adanya ancaman dan pengakuan dari pelaku yang mengaku telah mencatat nomor mobil Yanuar.
Insiden ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk tetap waspada dan mengutamakan keselamatan ketika melakukan perjalanan, serta untuk selalu menjaga emosi dan menghindari konflik yang tidak perlu.






