Penemuan Mayat di Gunung Katu, Wagir Kabupaten Malang Ternyata Korban Pembunuhan

Sebuah tragedi mengerikan terungkap di Gunung Katu, Wagir, Kabupaten Malang, ketika mayat seorang pria ditemukan di hutan pada Senin (1/4). Menurut laporan, mayat tersebut adalah korban pembunuhan yang telah diidentifikasi sebagai Abdul Azis Sofi’i, seorang warga yang tinggal di Jalan Pelabuhan Tanjung Perak, Kelurahan Bakalan Krajan, Sukun, Kota Malang.

Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat, mengonfirmasi bahwa mayat tersebut telah mengalami pembunuhan setelah tim dokter forensik melakukan pemeriksaan yang mendalam. Gandha menyatakan, “Dari hasil autopsi yang kami terima hari ini, bahwa mayat yang ditemukan di Gunung Katu diduga korban pembunuhan.”

Dugaan kuat bahwa Abdul Aziz menjadi korban pembunuhan muncul dari luka-luka yang ditemukan di tubuhnya, terutama luka di bagian leher yang disebabkan oleh senjata tajam. Gandha menjelaskan bahwa ada tiga bekas luka senjata tajam yang ditemukan pada tubuh korban, hasil tersebut diperkuat oleh keterangan dokter forensik yang melakukan pemeriksaan.

Langkah selanjutnya bagi pihak kepolisian adalah menyelidiki siapa pelaku di balik kasus pembunuhan ini. Mereka telah meminta keterangan dari sejumlah saksi yang mengenal dan memiliki kedekatan dengan korban. Gandha menyatakan,”Kami tentunya akan melakukan penyelidikan, kami akan mencari saksi-saksi, dan meminta keterangan dari orang terdekat.”

Tidak hanya meminta keterangan saksi, Satreskrim Polres Malang juga tengah mengumpulkan segala petunjuk yang ditemukan di lokasi kejadian. Mereka berharap bahwa dengan kerja keras dan bantuan dari masyarakat, kasus ini dapat segera terungkap.

Sebelumnya, Abdul Azis dilaporkan hilang setelah pamit untuk membuang sesaji di Gunung Katu pada Jumat (29/3). Keluarga dan pihak berwenang setempat mencari keberadaannya sebelum akhirnya menemukan mayatnya di hutan pada Senin berikutnya.

Kasus pembunuhan ini menjadi sorotan serius bagi warga sekitar dan pihak berwenang. Dengan upaya bersama, diharapkan pelaku dapat segera ditangkap dan keadilan bisa ditegakkan untuk Abdul Azis dan keluarganya. Semoga tragedi semacam ini tidak terulang dan masyarakat dapat hidup dalam kedamaian dan keamanan yang lebih baik.