Terungkap, Pelaku Pembunuhan Suni di Pakis Kabupaten Malang Ditangkap di Surabaya

Peristiwa tentang kematian Suni (48), seorang ibu rumah tangga di Mabliawan. Pakis, Kabupaten Malang, semakin mengerucut untuk menemukan pelaku pembunuah, kini terungkap sudah usai polisi…

Kabupaten Malang – Peristiwa tentang kematian Suni (48), seorang ibu rumah tangga di Mabliawan. Pakis, Kabupaten Malang, semakin mengerucut untuk menemukan pelaku pembunuah, kini terungkap sudah usai polisi berhasil menangkap pelaku yang juga merupakan tamu misterius yang sempat bertemu dengan korban sebelum ia ditemukan tewas bersimbah darah oleh suaminya di rumah mereka di Jalan Raya Saptorenggo, Kecamatan Pakis, pada Selasa (16/7) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kepolisian setelah mengadakan penyelidikan mendalam dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, polisi memfokuskan upaya mereka pada tamu misterius yang terakhir kali terlihat bersama korban. Penelusuran rekaman CCTV di sekitar rumah korban membantu polisi dalam mengidentifikasi ciri-ciri terduga pelaku.

Setelah jejak pelaku berhasil ditemukan, polisi menangkapnya di Krembangan, Surabaya, dan segera membawanya ke Polres Malang untuk penyelidikan lebih lanjut. “Hasil penyelidikan di Surabaya, polisi berhasil mengamankan seorang perempuan yang diduga menjadi tamu misterius saat kejadian berlangsung,” kata Kasat Reskrim Polres Malang AKP Gandha Syah Hidayat, Minggu (21/7/2024).

Saat ini, terduga pelaku sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh anggota Satreskrim Polres Malang. Polisi juga tengah mencari barang bukti berupa sepeda motor milik korban, ponsel, dan barang-barang bukti lainnya. “Saat ini, tamu misterius tersebut sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh anggota Satreskrim Polres Malang dan penyidik lainnya untuk mencari barang bukti sepeda motor korban dan HP serta barang bukti lainnya,” terang Gandha.

Untuk diketahui, Suni pertama kali ditemukan tewas oleh suaminya, Juwanto, ketika diriny apulang kerja. Saat ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di dalam kamar mereka. Penangkapan ini diharapkan dapat memberikan titik terang dalam kasus tragis yang menimpa ibu rumah tangga tersebut.***