Remaja 14 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Selokan, Diduga Kecelakaan Tunggal di Ngantang

Malang – Seorang remaja ditemukan tewas di selokan air pinggir Jalan Dusun Sumbersari, Desa Pagersari, Kecamatan Ngantang, Minggu (1/9) pagi. Di lokasi kejadian, juga ditemukan sebuah sepeda motor Honda Supra Fit berpelat nomor AG 6094 PAW yang tergeletak di atas selokan pinggir sawah dengan kondisi rusak parah pada bagian depan.

Kasi Humas Polres Batu, Ipda Trimo, membenarkan peristiwa ini. Ia mengungkapkan bahwa korban adalah Antareza Widhi Saputra, 14, warga Dusun/Desa Sukosewu RT 02 RW 05, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar. “Korban diperkirakan meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal,” ujar Trimo.

Korban pertama kali ditemukan oleh Arik Setyo, seorang petani asal Desa Pagersari, sekitar pukul 07.30 WIB. Saat hendak mengairi sawah, Arik melihat tubuh Antareza terlungkup di dalam selokan air dan menemukan motor yang diduga milik korban dalam kondisi rusak berat di dekatnya.

“Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa. Setelah dicek, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke Polsek Ngantang,” lanjut Trimo.

Penemuan jenazah ini menarik perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi. Unit Gakkum Satlantas Polres Batu segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa jenazah Antareza.

Setelah pemeriksaan selesai, jenazah korban dibawa menggunakan ambulans ke Balai Pengobatan Kusuma Husada Ngantang. Dalam proses penyelidikan, polisi berhasil menemukan keluarga korban. Namun, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan memilih untuk membawa pulang jenazah untuk dimakamkan.

“Keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan segera membawa pulang korban untuk dimakamkan,” tutup Trimo.(Dse/As)