Surabaya – Nama Ivan Sugianto mencuat ke publik setelah terlibat dalam kasus viral yang melibatkan dugaan persekusi terhadap siswa SMA Gloria 2 Surabaya. Ivan, yang dikenal sebagai pengusaha kelab malam, memaksa siswa dengan inisial ET untuk sujud dan menggonggong, karena merasa tersinggung atas pernyataan soal rambut anaknya yang dinilai mirip anjing pudel.
Namun, kasus ini hanyalah puncak gunung es dari sederet masalah yang membelit Ivan. Sebelumnya, ia kerap berseteru dengan berbagai pihak dan terlibat dalam berbagai insiden.
Salah satu kasus yang menarik perhatian adalah laporan dugaan penganiayaan yang melibatkan Ivan dan Sony Wicaksono Susilo di Surabaya pada akhir 2020. Kasus tersebut berakhir di meja hijau, dengan Sony menjadi terdakwa.
Seiring dengan berkembangnya kasus persekusi terhadap siswa, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengambil langkah terhadap Ivan dengan membekukan belasan rekening yang diduga terkait tindak pidana pencucian uang.
Rekening-rekening tersebut termasuk yang berhubungan dengan usaha Ivan, seperti klub malam Valhalla Spectaclub di Surabaya.
Bukan hanya urusan hukum yang kian rumit, dampak sosial dari perilaku Ivan juga dirasakan oleh keluarganya. Sang istri, Karlina Excel, ikut menanggung malu hingga memprivat akun media sosialnya.
Sebagai pelengkap kontroversi, Ivan juga diisukan memiliki banyak profesi, mulai dari pengacara hingga politikus, meski belum ada klarifikasi resmi dari pihaknya.
Di tengah guncangan ini, desakan dari publik agar pihak kepolisian bertindak cepat terus menguat. Ahmad Sahroni, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, menyerukan agar proses hukum terhadap Ivan segera dituntaskan. “Jangan berlama-lama lagi dan jadikan ini pelajaran,” tegas Sahroni.
Kasus ini tidak hanya menjadi ujian bagi aparat penegak hukum untuk bertindak objektif dan transparan, tapi juga menjadi perhatian masyarakat luas yang menantikan keadilan segera ditegakkan.
Keberlanjutan kasus Ivan Sugianto memastikan bahwa semua mata tertuju pada hasil akhir dari proses hukum yang sedang berlangsung ini.







