MALANG, Zonamalang.com – Sebuah pohon mahoni berukuran besar tumbang dan menimpa sejumlah kendaraan di Jalan Raya Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Sabtu (1/8/2026) malam. Insiden tersebut mengakibatkan sembilan orang terluka serta sempat mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 18.30 WIB di Jalan Raya Kendalpayak RT 04 RW 05, Dusun Watudakon, Desa Kendalpayak. Pohon yang diperkirakan berusia sekitar 45 tahun itu tiba-tiba roboh melintang di badan jalan ketika sejumlah kendaraan sedang melintas.
Pohon mahoni tersebut memiliki diameter sekitar 1,5 meter dengan ketinggian mencapai delapan meter. Besarnya batang pohon membuat sejumlah kendaraan dan fasilitas di tepi jalan ikut tertimpa.
Kasi Humas Polres Malang AKP M Budiono mengatakan, kepolisian langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Petugas kemudian melakukan pengamanan serta membantu proses evakuasi korban.
“Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan memastikan keselamatan masyarakat,” kata Budiono, Minggu (2/8/2026).
Berdasarkan hasil pendataan sementara, pohon tumbang tersebut menimpa satu unit mobil minibus dan lima sepeda motor. Selain kendaraan, sebuah papan reklame minimarket serta rombong pedagang tahu di pinggir jalan juga mengalami kerusakan.
Sebanyak sembilan orang dilaporkan mengalami luka akibat kejadian itu. Para korban kemudian dievakuasi menuju Rumah Sakit Ben Mari Pakisaji dan Rumah Sakit Saiful Anwar Malang untuk mendapatkan penanganan medis.
“Pohon tumbang tersebut menimpa sejumlah kendaraan yang sedang melintas. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Para korban yang mengalami luka telah dievakuasi ke rumah sakit,” ujar Budiono.
Belum dijelaskan secara terperinci mengenai tingkat keparahan luka masing-masing korban. Polisi memastikan seluruh korban telah mendapatkan pertolongan dan penanganan dari tenaga medis.
Proses evakuasi pohon melibatkan personel Polsek Pakisaji, Satuan Lalu Lintas Polres Malang, serta sejumlah unsur terkait. Petugas memotong batang dan ranting pohon yang menutup jalan agar dapat segera dipindahkan.
Selama proses penanganan, arus kendaraan di Jalan Raya Kendalpayak sempat mengalami hambatan. Petugas lalu lintas ditempatkan di sekitar lokasi untuk mengatur kendaraan dan mencegah terjadinya kemacetan lebih panjang.
“Penanganan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan Polsek Pakisaji, Satlantas Polres Malang, serta unsur terkait untuk membersihkan material agar arus lalu lintas kembali normal,” jelasnya.
Setelah material pohon berhasil disingkirkan, jalur tersebut kembali dapat dilewati kendaraan. Petugas juga memastikan tidak ada ranting maupun batang yang masih membahayakan pengguna jalan.
Budiono mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan ketika melintas di jalan yang terdapat banyak pohon besar, terutama saat hujan deras maupun angin kencang. Pengendara diminta mengurangi kecepatan dan tidak berhenti di bawah pohon yang terlihat rapuh atau miring.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas, terutama ketika kondisi cuaca kurang bersahabat,” katanya.
Insiden ini juga menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan rutin terhadap kondisi pohon-pohon tua yang tumbuh di sekitar jalan raya dan kawasan ramai. Pohon yang telah lapuk, mengalami kerusakan pada akar, atau memiliki dahan terlalu lebat berpotensi membahayakan masyarakat apabila tidak segera ditangani.
Koordinasi antara pemerintah daerah, pengelola jalan, dan masyarakat diperlukan untuk melaporkan keberadaan pohon yang dinilai rawan tumbang. Langkah pemangkasan maupun perawatan dapat dilakukan lebih awal untuk mengurangi risiko kejadian serupa.
Polisi masih mengumpulkan informasi mengenai penyebab pasti tumbangnya pohon mahoni tersebut. Selain kondisi usia pohon, faktor cuaca dan kekuatan akar diperkirakan turut menjadi bagian yang diperiksa dalam penanganan kejadian.






