Warga Wagir, Malang, digemparkan oleh penemuan mayat Teguh Prasetyo Adi (60), yang ditemukan di rumah kontrakannya pada Minggu, 22 Desember 2024. Kabar ini mencuat setelah tetangga mencium bau tidak sedap yang berasal dari rumah korban dan menyadari ketidakhadirannya selama lima hari. Ketika dievakuasi, mayat ditemukan dalam kondisi menghitam, menambah kesedihan warga sekitar yang sempat khawatir akan keselamatannya .
Kapolsek Wagir, AKP Ronny Margas, menjelaskan, penemuan mayat tersebut bermula dari kecurigaan warga. “Ketika kami mengecek ke dalam rumah, pintu terkunci, lalu kami terpaksa mendobrak. Ternyata informasi tersebut benar adanya,” katanya. Berdasarkan investigasi awal, dugaan sementara penyebab kematian adalah serangan jantung, dan tidak ditemukan kejanggalan lainnya .
Jenazah Teguh kemudian dibawa ke RS Saiful Anwar untuk diotopsi, sementara pihak kepolisian melanjutkan penyelidikan untuk mengetahui lebih dalam penyebab kematiannya . Kejadian ini menyentuh nurani masyarakat setempat, menimbulkan rasa iba dan kepedulian akan keselamatan tetangga di tengah kesibukan hidup sehari-hari.
Penemuan seorang pria berusia 60 tahun, Teguh Prasetyo Adi, yang telah meninggal di rumah kontrakannya di Wagir, Malang, mengejutkan tetangganya akibat bau busuk yang tercium. Investigasi awal menunjukkan bahwa kematiannya disebabkan oleh serangan jantung, meskipun penyelidikan lebih lanjut oleh polisi masih berlangsung.
sumber: bacamalang






