Sebuah kejadian viral terjadi di Lampung Timur ketika warga setempat mendatangi Polsek Jabung untuk melayangkan protes. Hal ini dipicu oleh dugaan bahwa seorang pelaku pencurian dilepaskan hanya dalam waktu kurang dari 24 jam setelah ditangkap.
Kepolisian setempat, yang dipimpin Iptu M Husin, menjadi pusat perhatian karena dianggap tidak berbuat banyak dalam penanganan kasus tersebut.
Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, tampak warga setempat menyampaikan ketidakpuasan mereka terhadap aparat kepolisian. “Udah gak bantuin nangkep tapi malah dilepas,” ungkap akun @TukangBedah00 yang mengunggah video protes tersebut.
Sejumlah orang yang hadir menyatakan bahwa mereka merasa dirugikan dan kecewa dengan langkah polisi yang dinilai lambat dalam penegakan hukum.
Menurut informasi yang beredar, modus operandi pelaku pencurian ini adalah dengan mencongkel pintu atau jendela rumah saat pemiliknya tidak ada.
Yang lebih mengkhawatirkan, aksi pencurian ini tidak hanya dilakukan pada malam hari, tetapi juga menyasar rumah warga di siang hari.
Peristiwa ini bermula ketika seorang pemilik rumah mendapati adanya maling yang berusaha mencuri motor mereka. Segera setelah menyadari kehadiran pelaku, pemilik rumah berteriak meminta bantuan, yang kemudian mengundang reaksi cepat dari warga sekitar.
Dengan semangat kebersamaan, mereka berhasil mengejar dan menangkap maling yang mencoba bersembunyi di semak-semak.
Kasus ini menggambarkan situasi yang semakin memprihatinkan di masyarakat, di mana rasa aman mulai terganggu akibat tindakan kriminal yang kian merajalela.
Respons warga yang tegas merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan, namun hal ini juga menyoroti perlu adanya evaluasi dalam sistem penegakan hukum oleh pihak kepolisian agar kejahatan dapat diminimalkan di masa mendatang.






