Angin Kencang Terjang Kepanjen, Dahan Pohon Sonokembang Patah Timpa Mobil dan Bikin Macet Parah

Pohon jenis karetan juga tumbang dan menutup sebagian akses jalan di Jalan Raya Segenggeng, Desa Wonokerso, Kecamatan Pakisaji.

Zona Malang, Malang – Angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Malang kembali menyebabkan insiden pohon tumbang. Sebuah dahan pohon Sonokembang berukuran besar di Jalan Sumedang, Kelurahan Kepanjen, patah dan menimpa sebuah mobil yang terparkir serta menutup total akses jalan pada Selasa (12/8) pagi.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurutnya, dahan dengan diameter sekitar 40 sentimeter itu patah sekitar pukul 08.55 WIB akibat tidak kuat menahan terjangan angin.

Sebuah mobil Daihatsu Feroza dengan nopol L 1587 MI yang sedang parkir di bawahnya menjadi korban. “Mobil yang sedang parkir mengalami rusak ringan di bagian atap karena tertimpa ranting,” ujar Sadono saat dikonfirmasi.

Insiden ini sontak menyebabkan arus lalu lintas di sepanjang Jalan Sumedang lumpuh. Kendaraan dari arah utara maupun selatan tak bisa melanjutkan perjalanan untuk sementara waktu, menyebabkan antrean panjang di salah satu jalur utama di Kepanjen tersebut.

Tim gabungan yang terdiri dari petugas BPBD, Satlantas Polres Malang, Muspika Kecamatan Kepanjen, serta dibantu warga sekitar dan relawan langsung bergerak cepat melakukan evakuasi. =

Dengan menggunakan gergaji mesin, petugas memotong dahan besar tersebut menjadi bagian-bagian yang lebih kecil agar mudah disingkirkan.

Dalam waktu kurang dari satu jam, atau sekitar pukul 09.40 WIB, dahan pohon berhasil dievakuasi dari badan jalan. “Arus lalu lintas sudah kembali normal,” kata Sadono.

Peristiwa dahan patah atau pohon tumbang akibat angin kencang bukan kali ini saja terjadi di Malang. Sebelumnya, pada Minggu (10/8), pohon jenis karetan juga tumbang dan menutup sebagian akses jalan di Jalan Raya Segenggeng, Desa Wonokerso, Kecamatan Pakisaji.

Warga diimbau untuk selalu waspada saat beraktivitas di luar ruangan dan menghindari parkir di bawah pohon yang rimbun dan rapuh saat angin kencang.