Zona Malang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang melaporkan kejadian pohon tumbang beruntun dalam dua hari terakhir. Insiden terbaru terjadi di Desa Sumberpasir, Kecamatan Pakis, Sabtu (31/1/2026) siang, tepatnya di Jalan Raya Sumberpasir yang melintasi Dusun Krajan RT 10 RW 03. Peristiwa berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB, setelah hujan deras disertai angin mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 12.30 WIB.
Menurut laporan Poslap Tumpang, pohon asem berdiameter ± 60 sentimeter dengan panjang ± 12 meter tumbang dan menimpa atap rumah warga. Batang dan ranting pohon juga menutup sebagian jalan, menghambat arus lalu lintas, serta tersangkut kabel telkom/wifi. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp19 juta.
Rumah Warga Terdampak
Tiga rumah warga mengalami kerusakan akibat tertimpa bagian pohon:
- Muslimin (3 jiwa anggota keluarga)
- Panca (4 jiwa anggota keluarga)
- Mubarok (6 jiwa anggota keluarga)
Tim Poslap Tumpang segera bergerak ke lokasi untuk melakukan pembersihan. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menyebut pemotongan dan pembersihan pohon berlangsung sejak pukul 15.30 hingga 17.00 WIB dalam kondisi hujan ringan.
Pohon Tumbang di Talok Turen
Pada waktu hampir bersamaan, pohon tumbang juga terjadi di Jalan Raya Talok, Kecamatan Turen. Hujan deras disertai angin kencang memicu tumbangnya pohon yang menutup sebagian jalan. Petugas bersama relawan gabungan segera melakukan pembersihan, sehingga arus lalu lintas kembali lancar.
Rumah Lansia Tertimpa Pohon di Sananrejo
Kejadian serupa menimpa rumah milik Saumi (72), seorang lansia warga Desa Sananrejo RT 25 RW 06, Turen, pada Rabu (28/1/2026) petang. Bagian belakang rumah yang ditinggali bersama satu anggota keluarga ambruk setelah tertimpa pohon akibat cuaca ekstrem. Beruntung, penghuni rumah berada di bagian aman sehingga tidak terkena reruntuhan. Kerusakan terjadi pada atap dapur, rangka kayu patah, dan genteng berjatuhan. Saumi dan keluarga sempat mengungsi ke rumah saudara yang berada di depan rumahnya.
BPBD Kabupaten Malang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di tengah intensitas hujan tinggi disertai angin kencang yang masih berpotensi terjadi di wilayah Malang Raya.






