Malang Diguncang Dua Gempa dalam Dua Hari, BMKG Imbau Warga Tetap Waspada

Wilayah perairan di tenggara Kabupaten Malang, Jawa Timur, diguncang gempa bumi sebanyak dua kali dalam dua hari berturut-turut. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis…

Zona Malang – Wilayah perairan di tenggara Kabupaten Malang, Jawa Timur, diguncang gempa bumi sebanyak dua kali dalam dua hari berturut-turut. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis data kedua gempa tersebut terjadi pada Kamis (11/9) dan Jumat (12/9) pagi dengan kekuatan yang berbeda.

Berdasarkan rilis resmi BMKG, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat kedua guncangan tersebut. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan waspada terhadap potensi gempa susulan.

Gempa pertama dengan kekuatan magnitudo 5,1 terjadi pada hari Kamis, 11 September 2025, pukul 10.14 WIB. Pusat gempa terdeteksi di laut, sekitar 164 km tenggara Kabupaten Malang, dengan kedalaman 10 km. Guncangan ini merupakan yang terbesar dari kedua gempa yang terjadi.

Sehari setelahnya, pada Jumat, 12 September 2025, pukul 07.31 WIB, gempa susulan yang lebih kecil dengan kekuatan magnitudo 3,7 kembali terjadi di wilayah yang berdekatan. Kali ini, pusat gempa berada 176 km tenggara Kabupaten Malang dengan kedalaman yang sama, yakni 10 km.

BMKG dalam keterangannya menyatakan bahwa data yang dirilis ini masih bersifat preliminer. Informasi awal dipublikasikan dengan mengutamakan kecepatan, sehingga hasil analisis data masih dapat berubah seiring dengan bertambahnya kelengkapan data yang masuk.

Pihak BMKG juga secara khusus mengingatkan masyarakat, terutama yang berada di wilayah pesisir selatan Jawa Timur, agar tidak terpengaruh oleh isu atau berita bohong (hoaks) yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga diminta untuk selalu merujuk pada informasi resmi yang dikeluarkan oleh BMKG melalui kanal-kanal yang telah terverifikasi.

Kejadian gempa beruntun ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan gempa seperti pesisir selatan Jawa. Meskipun guncangan kali ini tidak menimbulkan kerusakan, ini adalah momentum untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Pastikan Anda dan keluarga mengetahui apa yang harus dilakukan saat gempa terjadi, seperti melindungi kepala dan berlindung di bawah meja yang kokoh. Memiliki tas siaga bencana berisi barang-barang esensial juga merupakan langkah antisipasi yang bijaksana.