Hari Pendidikan Nasional, Kementerian Ajak Satuan Pendidikan Bergembira

MALANG, Zona Malang – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah merilis informasi tema dan logo peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2025. Hal ini disampaikan dalam rangka memperingati Hardiknas pada tanggal 2 Mei 2025.

Tema yang ditetapkan untuk peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 adalah “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua.” Kemendikdasmen mengimbau agar instansi pusat, daerah, satuan pendidikan, serta kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri turut memeriahkan peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2025 melalui berbagai media publikasi cetak, elektronik, serta media sosial dengan menggunakan tema tersebut.

Dalam surat edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Nomor:7441/MDM.A/TU.02.03/2025 Perihal Pedoman Peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2025, Kemendikdasmen menghimbau agar instansi pusat, daerah, satuan pendidikan, serta kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri turut memeriahkan peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2025. Salah satunya dengan menyelenggarakan upacara bendera dan ragam aktivitas kreatif yang dapat menjaga dan membangkitkan semangat belajar, serta mendorong pelibatan dan partisipasi publik dalam memeriahkan hari pendidikan Nasional.

Tanggal 2 Mei dipilih sebagai Hari Pendidikan Nasional karena merupakan tanggal lahir Ki Hajar Dewantara, Bapak Pendidikan Nasional di Indonesia. Ki Hajar Dewantara, lahir pada 2 Mei 1889, merupakan seorang bangsawan Jawa dengan nama asli Suwardi Suryaningrat. Layaknya bangsawan Jawa saat itu, ia diperbolehkan mengikuti sekolah dasar untuk anak-anak Belanda dan priyayi Jawa. Ia juga sempat mengikuti sekolah dokter Jawa (STOVIA) meski tidak menamatkannya karena alasan kesehatan.

Hardiknas biasanya diperingati dengan upacara bendera, kegiatan lomba, seminar, dan kegiatan edukatif lainnya di lingkungan sekolah dan instansi pemerintah. Tujuannya, untuk mengenang semangat perjuangan seorang pahlawan nasional di bidang pendidikan, Ki Hadjar Dewantara dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan di Indonesia.

Pada tahun 2025, Hari Pendidikan Nasional jatuh pada hari Jumat, 2 Mei. Apakah tanggal 2 Mei libur? Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri yang mengatur tanggal merah di bulan Mei, tanggal 2 Mei tidak termasuk dalam daftar hari libur nasional.

Kemendikdasmen menghimbau agar seluruh instansi dan satuan pendidikan di Indonesia dapat memeriahkan peringatan Hari Pendidikan Nasional 2025 dengan berbagai kegiatan yang dapat membangkitkan semangat belajar dan meningkatkan partisipasi publik. Hal ini sejalan dengan tema yang diusung yaitu “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua.”

Selain itu, Kemendikdasmen juga menyampaikan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2025 dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk mengingatkan kembali akan perjuangan dan pemikiran-pemikiran Ki Hajar Dewantara sebagai Bapak Pendidikan Nasional. Diharapkan, melalui peringatan Hardiknas 2025, semangat dan nilai-nilai pendidikan yang diperjuangkan oleh Ki Hajar Dewantara dapat terus diwariskan dan diterapkan dalam sistem pendidikan di Indonesia.

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2025, Kemendikdasmen juga telah merancang berbagai program dan kegiatan yang dapat diikuti oleh seluruh komponen masyarakat. Salah satunya adalah kompetisi inovasi pendidikan yang dapat mendorong partisipasi aktif dari guru, siswa, dan masyarakat luas dalam mengembangkan ide-ide kreatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Selain itu, Kemendikdasmen juga akan menggelar seminar dan diskusi nasional yang mengangkat tema-tema strategis dalam dunia pendidikan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan pendidikan untuk bertukar gagasan dan mencari solusi bersama dalam mewujudkan pendidikan bermutu yang dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Melalui peringatan Hari Pendidikan Nasional 2025, Kemendikdasmen berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan yang berkualitas dan terjangkau bagi semua. Dengan dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh komponen bangsa, diharapkan Indonesia dapat semakin maju dan berdaya saing dalam bidang pendidikan di tingkat global.