PJ Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Kembali Bertugas, Gelar Ngombe Bersama Masyarakat

Jajaran perangkat daerah, termasuk Penjabat (PJ) Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, kembali bertugas pagi ini. Sebelum memulai tugasnya, Wahyu menggelar Ngombe atau Ngobrol Mbois Ilakes…

Malang, 2 Januari 2024 – Jajaran perangkat daerah, termasuk Penjabat (PJ) Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, kembali bertugas pagi ini. Sebelum memulai tugasnya, Wahyu menggelar Ngombe atau Ngobrol Mbois Ilakes bersama masyarakat di gazebo Balai Kota Malang.

Wahyu menjelaskan bahwa dia menggelar Ngombe untuk lebih banyak mendengar aspirasi masyarakat, terutama mengingat masa tugasnya sebagai PJ Wali Kota yang kurang dari sembilan bulan lagi.

Permintaan dari masyarakat untuk berdialog bersama juga sering dia terima, sehingga Ngombe menjadi wadah untuk memfasilitasi interaksi tersebut.

“Mulai tanggal 2 Januari ini, saya meluangkan waktu untuk masyarakat melalui Ngombe atau Ngobrol Mbois Ilakes,” ujar Wahyu.

Dalam kegiatan Ngombe, Wahyu Hidayat membuka kesempatan bagi masyarakat untuk curhat, memberikan masukan, bertanya, atau mencari solusi atas persoalan kota. Semua lapisan masyarakat, tanpa terkecuali, diundang untuk hadir.

Namun, Wahyu menegaskan bahwa kegiatan Ngombe tidak hanya dilakukan pada 2 Januari saja. Rencananya, kegiatan ini akan berlangsung setiap hari Senin setelah apel bersama perangkat daerah.

“Saya menyediakan waktu mulai jam delapan sampai sembilan pagi,” jelasnya.

Wahyu tidak akan melakukannya sendiri. Apabila jumlah masyarakat yang hadir semakin banyak, dia akan didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, bersama kepala perangkat daerah terkait.

“Jika semakin banyak, akan saya bagi per kecamatan. Tetapi tetap didampingi perangkat daerah terkait supaya masukan dari masyarakat bisa langsung tersampaikan,” tegasnya.

Di samping Ngombe, Wahyu juga menegaskan bahwa pihaknya akan tetap melaksanakan kegiatan yang bersifat kemasyarakatan, seperti sambang kelurahan. Namun, kegiatan Ngombe ini memiliki keunikan karena dilakukan di Balai Kota, memudahkan masyarakat yang ingin berdialog langsung dengan pemimpin daerah.***