Gebyar Festival Genitri Tempo Dulu: Menyambut HUT RI ke-79 dengan Kearifan Lokal dan Gotong Royong

Warga RW 4 Kelurahan Pisangcandi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, sukses menggelar Festival Genitri Tempo Dulu yang mengusung tema 'Gebyar Pesona Rakyat dan Budaya Nusantara sebagai…

Zona Malang – Warga RW 4 Kelurahan Pisangcandi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, sukses menggelar Festival Genitri Tempo Dulu yang mengusung tema ‘Gebyar Pesona Rakyat dan Budaya Nusantara sebagai Wujud Rasa Gotong Royong dan Kerukunan dalam Bermasyarakat Warga Pisangcandi’. Acara ini berlangsung dari tanggal 16 hingga 20 Juli 2024 di sepanjang Jalan Pisangcandi Barat, menjadi pembuka dari rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-79 Republik Indonesia.

Penjabat (Pj.) Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, turut hadir dalam pembukaan festival yang sudah berlangsung untuk keenam kalinya ini. Kehadirannya tidak hanya membuka acara, tetapi juga memeriahkan suasana dengan berbagai kegiatan yang menampilkan kreasi warga, kearifan lokal, serta mendukung para pelaku UMKM setempat.

“Luar biasa, bukan hanya jumlah UMKM-nya yang banyak, tapi berbagai produk UMKM yang dijual juga sangat berkualitas. Ini sejalan dengan harapan kami untuk mengangkat UMKM makin berkelas,” ujar Wahyu.

Wahyu juga berkeliling mengunjungi stan-stan UMKM yang meramaikan Festival Genitri Tempo Dulu. Ia sangat mengapresiasi acara yang mampu mengangkat kearifan lokal ini. “Masa kecil saya juga sering bermain di kawasan RW 4 Kelurahan Pisangcandi, sehingga saat mendapatkan kesempatan ke sini, saya sangat berbahagia sekali,” tambahnya.

Ketua RW 4 Kelurahan Pisangcandi, Hadi Santoso, mengungkapkan bahwa festival ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang terlaksana dengan baik berkat dukungan dari berbagai pihak. “Ini adalah bentuk sinergi antara Pemerintah Kota Malang dengan warga yang diwujudkan bersama-sama,” jelas Hadi.

Acara ini diikuti oleh 12 RT se-RW 4 Kelurahan Pisangcandi dan melibatkan 200 UMKM. “Alhamdulillah, adanya kegiatan ini memberikan dampak positif kepada warga, karena geliat UMKM dan ekonomi warga di RW 4 semakin terasa,” pungkasnya.

Dengan semangat gotong royong dan kerukunan, Festival Genitri Tempo Dulu tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sebagai upaya nyata dalam mendukung perekonomian lokal dan mempererat hubungan antarwarga.