Zona Malang – Tumpukan sampah yang menggunung di Pasar Baru Dampit, Kabupaten Malang, akhirnya mendapat perhatian serius. Plt. Bupati Malang, Drs. H. Didik Gatot Subroto, SH.MH, turun langsung ke lokasi pada Kamis (3/10) untuk meninjau situasi yang telah lama dikeluhkan warga dan pedagang.
Didik, yang datang bersama jajaran pejabat terkait, langsung memberi ultimatum. “Dalam kurun waktu 3-4 hari, seluruh sampah ini harus sudah dibersihkan,” tegasnya kepada awak media.
Kunjungan ini merupakan respons cepat atas surat laporan warga dan pedagang. Didik menjelaskan, “Kita ingin memastikan langsung kebenaran laporan tersebut. Apalagi sudah memasuki musim hujan, kita harus tahu kapasitas sampah harian dan proses pengangkutannya.”
Solusi jangka panjang pun tak luput dari perhatian Plt. Bupati. Ia menginstruksikan Kepala UPT Pasar Baru Dampit untuk berkoordinasi dengan paguyuban pasar terkait program penertiban dan pengangkutan sampah dari TPS ke TPA Talangagung, Kepanjen.
Tak hanya itu, Didik juga menyoroti peran masyarakat sekitar. “Lurah Dampit melaporkan bahwa sebagian sampah berasal dari rumah tangga. Saya instruksikan pihak kelurahan untuk berkomunikasi dengan RW dan RT agar warga tidak membuang sampah di TPS Pasar,” jelasnya.
Masalah infrastruktur pasar juga tak luput dari perhatian. Didik meninjau jalan akses dalam pasar yang butuh perbaikan. “Kita akan komunikasikan dengan dinas terkait. Jika tidak bisa tahun ini, kita anggarkan di 2025,” ujarnya.
Tindakan cepat Plt. Bupati Malang ini disambut positif oleh pedagang dan warga. Mereka berharap masalah sampah yang sudah lama mengganggu aktivitas pasar bisa segera teratasi.
Dengan gebrakan ini, Pasar Baru Dampit diharapkan bisa lebih bersih, nyaman, dan tentunya makin ramai dikunjungi pembeli. Semoga ini menjadi awal yang baik bagi perbaikan pengelolaan pasar tradisional di Kabupaten Malang.







