Saat mengunjungi sentra keramik yang menjadi ikon Kota Malang, Meutya menegaskan bahwa digitalisasi merupakan salah satu langkah strategis untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang ambisius.
“Jika kita ingin mencapai pertumbuhan ekonomi delapan persen sesuai target Presiden Prabowo, kita harus fokus pada pengembangan daerah-daerah non-ibu kota seperti Malang. Era digital tidak bisa diabaikan, dan saya mendorong semua pelaku UMKM untuk beradaptasi supaya tidak tertinggal,” ungkapnya.
Dia juga mengapresiasi indeks digitalisasi Kota Malang yang masuk dalam kategori terbaik di Indonesia.
Untuk itu, Kemkomdigi berkomitmen untuk mendukung UMKM di Malang melalui program pendampingan yang lebih intensif, termasuk upaya menghubungkan mereka dengan platform marketplace untuk memperluas jangkauan pemasaran.
“Kami bangga melihat banyak UMKM di sini yang sudah memanfaatkan kecerdasan artifisial untuk membantu proses marketing dan pembuatan konten. Program UMKM Level Up akan kami kembangkan lebih lanjut di Malang,” tambahnya.
Pemkot Malang juga tak kalah berperan dalam mengembangkan UMKM. Mereka menjalankan berbagai program promosi, salah satunya melalui rubrik UMKM of The Week di media sosial, yang bertujuan untuk meningkatkan visibilitas produk lokal.







