Penguatan UMKM Kuliner saat Ramadan di CFD Sultan Agung

Sepanjang Jalan Sultan Agung Kota Batu disiapkan menjadi pasar kuliner yang menyajikan menu berbuka puasa selama bulan Ramadan. Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari restu Pemkot Batu kepada pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di gelaran Car Free Day (CFD) setiap Minggu pagi.

Sebelumnya, para PKL CFD mengusulkan dan berkirim surat kepada Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumperindag) Kota Batu. Mereka ingin berjualan di sepanjang Jalan Sultan Agung untuk mendapatkan penghasilan tambahan di momen Ramadan sebagai persiapan menyambut Idulfitri.

Saat ini, Pemkot Batu tengah menyiapkan strategi mulai dari penataan PKL hingga pengalihan arus lalu lintas di Jalan Sultan Agung. Jam operasional pasar kuliner Ramadan ini akan dimulai pukul 15.00 WIB hingga 18.00 WIB.

“Jalan Sultan Agung dijadikan pasar takjil sebulan penuh selama Ramadan. Kami pertimbangkan dari segala aspek, seperti lokasi dan keamanan untuk menjaga kondusivitas,” ujar Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto.

Melalui cara ini, Heli berharap, pedagang tetap mendapatkan pemasukan selama bulan Ramadan. Sekaligus mewadahi warga dan wisatawan yang mencari makan untuk berbuka puasa. Kegiatan seperti ini juga berdampak langsung ke masyarakat dan pertumbuhan UMKM di Kota Batu.

“Nanti harapan kami, pasar takjil ini dapat dimanfaatkan warga maupun wisatawan untuk ngabuburit sembari mencari kuliner untuk berbuka puasa. Sehingga perputaran ekonomi PKL bisa terus berjalan,” sebutnya.

Sementara itu, Koordinator PKL CFD Among Healthy, Rudi Syafi’i, menyampaikan kegembiraannya atas informasi tersebut. Terlebih sebelumnya pihaknya telah melayangkan surat kepada Diskumperindag Kota Batu.

“Respon ini sesuai harapan seluruh PKL CFD,” imbuhnya.

Dia juga berharap, Pemkot Batu tak hanya mengubah jam operasional berjualan saja. Namun juga membantu kebutuhan selama pasar kuliner Ramadan berlangsung, seperti keperluan listrik dan keamanan.

“Kalau sampai malam kami butuh penerangan agar lebih nyaman,” pungkasnya.


Sumber: MalangVoice