Panen Raya Jagung di Malang: Kolaborasi Petani dan Polisi!

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang bersama Polresta Malang Kota menggelar panen raya jagung di Kecamatan Kedungkandang, Rabu (26/2/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program penanaman jagung seluas satu juta hektar di seluruh Indonesia yang telah diluncurkan serentak pada Januari 2025 lalu.

Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan, menjelaskan bahwa program ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mencapai swasembada pangan, sebuah program prioritas dalam visi Presiden Prabowo Subianto. “Ini merupakan program nasional untuk mendukung swasembada pangan. Harapannya, kesejahteraan petani meningkat dan ketahanan pangan masyarakat semakin terjamin,” ujar Slamet.

Panen raya tersebut dilaksanakan di lahan milik H. Sujono di Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, dengan luas lahan 2.500 meter persegi. Slamet menambahkan, “Di Kelurahan Bumiayu sendiri, total lahan jagung mencapai empat hektare dan ditanami varietas Pertiwi 6. Sementara di Kota Malang, luas lahan jagung kurang lebih 80 hektare dengan produktivitas sekitar 7,5 ton per hektare.”

Slamet memastikan ketersediaan jagung di Kota Malang saat ini masih aman. “Untuk mendukung produksi jagung, kami melakukan beberapa intervensi, seperti fasilitasi benih jagung. Pada tahun 2025 ini, kami telah menyediakan 390 kilogram benih varietas Pertiwi 6. Selain itu, kami juga memfasilitasi akses terhadap pupuk subsidi,” jelasnya.