Polres Malang Geruduk SPBU, Ada Apa?

MALANG – Polres Malang menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tersebar di wilayah Kabupaten Malang. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk memastikan ketersediaan dan kualitas Bahan Bakar Minyak (BBM) tetap terjaga, terutama selama bulan Ramadan dan menjelang perayaan Idulfitri.

Sidak ini juga merupakan respon cepat terhadap isu yang sempat beredar di masyarakat mengenai praktik pengoplosan BBM. Polres Malang berupaya memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa BBM yang beredar di wilayah Kabupaten Malang aman dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Muchammad Nur, menjelaskan bahwa kegiatan sidak ini melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang, Pertamina Malang, serta Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana) Malang. “Kita bersama rekan dari Pertamina, dan Disperindag melakukan pengecekan stok bahan bakar minyak selama bulan Ramadan, sekaligus mengecek kualitas BBM yang ada di wilayah kabupaten Malang,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (4/3/2025).

Dalam sidak tersebut, tim gabungan menyasar tiga SPBU yang berlokasi strategis, yaitu SPBU 54.651.03 dan SPBU 54.651.37 di Jalan Raya Bululawang, serta SPBU 54.651.62 di Desa Bakalan, Kecamatan Bululawang. Pemeriksaan dilakukan secara seksama menggunakan alat pengukur density dan berat jenis BBM, guna memastikan kesesuaiannya dengan standar yang telah ditetapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Hasil dari pengecekan tersebut menunjukkan hasil yang menggembirakan, di mana seluruh sampel BBM yang diuji dinyatakan memenuhi standar yang telah ditetapkan. Tidak ditemukan adanya indikasi pengoplosan atau penyimpangan dalam proses distribusi BBM. “Seluruh sampel BBM yang di uji berada dalam batas aman dan sesuai standar. Ukurannya tidak ada yang kurang, tidak ada yang lebih,” tegas AKP Nur.

AKP Nur juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya terkait dengan BBM oplosan. Ia menegaskan bahwa kepolisian akan terus melakukan pengawasan secara ketat untuk menjaga kualitas dan ketersediaan BBM di seluruh wilayah Kabupaten Malang. Pihaknya juga berkomitmen untuk melakukan pemantauan dan pengecekan secara berkala guna memastikan pasokan BBM aman dan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan. “Kita akan tetap melakukan pemantauan, kegiatan-kegiatan cek bahan bakar minyak di wilayah-wilayah Malang,” imbuhnya.

Sementara itu, Sales Area Manager Pertamina Depo Malang, Alam Kanda, memberikan jaminan bahwa pasokan BBM untuk wilayah Malang Raya dalam kondisi aman dan mencukupi. Pihaknya terus melakukan pemantauan ketat terhadap proses distribusi dan kualitas BBM. Pengecekan berkala juga dilakukan di Depot Pertamina Malang untuk memastikan stok mencukupi selama bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri. Selain itu, pihaknya juga melakukan uji sampel secara rutin untuk memastikan kualitas dan kuantitas BBM sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Kita melakukan pemantauan kondisi stok dan pola supply untuk memastikan ketersediaan stok BBM saat Ramadan dan menjelang idul Fitri, sekaligus juga ada penjelasan terkait dengan pengujian sampel kualitas dan kuantitas BBM di Depot,” jelasnya. (tik/fir)

Ringkasan Berita:

  • Polres Malang melakukan sidak ke SPBU untuk memastikan kualitas dan stok BBM selama Ramadan.
  • Sidak melibatkan Disperindag, Pertamina, dan Hiswana Malang.
  • Pemeriksaan menggunakan alat pengukur density dan berat jenis BBM.
  • Hasil pengecekan menunjukkan semua BBM memenuhi standar dan tidak ada indikasi pengoplosan.
  • Pertamina menjamin pasokan BBM aman untuk wilayah Malang Raya.

Sumber: Kabar Malang