Tragedi Kanjuruhan, Pengelolaan Stadion Masih Diperdebatkan

MALANG, Zona Malang – Persiapan penggunaan Stadion Kanjuruhan untuk pertandingan sepak bola masih menunggu koordinasi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang dan manajemen Arema FC. Kapolres Malang AKBP Danang Setyo Pambudi menyampaikan, pihaknya tengah mempersiapkan skema pengamanan pertandingan yang akan mengacu pada hasil asesmen dari tim Mabes Polri.

Tim asesmen dari Mabes Polri akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap aspek keamanan stadion dan pelaksanaan pertandingan. Asesmen ini akan menjadi standar operasional prosedur (SOP) dalam menentukan jumlah personel pengamanan yang dibutuhkan di setiap pertandingan.

“Asesmen ini akan menentukan jumlah minimal pasukan pengamanan yang dibutuhkan,” ujar Danang, Sabtu (8/3/2025). Ia menjelaskan, tim asesmen akan memperhitungkan berbagai faktor, termasuk kapasitas stadion, jumlah personel pengamanan, serta skenario pengendalian massa apabila terjadi kepadatan.

“Kapasitas stadion akan di hitung untuk menentukan jumlah minimal pasukan pengamanan,” tambahnya. Selain itu, pihak kepolisian juga akan menyiapkan skenario apabila terjadi penumpukan massa serta pengaturan alur pergerakan suporter.

Sebelumnya, Pemkab Malang telah menerima berita acara serah terima (BAST) pengelolaan Stadion Kanjuruhan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada Sabtu (8/3/2025). Serah terima tersebut dilakukan setelah renovasi stadion setelah tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 dinyatakan rampung.

Stadion Kanjuruhan akan diresmikan bersama 20 stadion lainnya dalam sebuah acara oleh Presiden Prabowo Subianto. Namun, penggunaan Stadion Kanjuruhan masih menunggu koordinasi antara Pemkab Malang dan manajemen Arema FC.

“Kami masih menunggu kerja sama antara Pemkab Malang dan Arema FC. Setelah itu, asesmen akhir akan dilakukan,” jelas Danang.

Skema pengamanan yang disusun akan memperhitungkan berbagai faktor, termasuk kapasitas stadion, jumlah personel pengamanan, serta skenario pengendalian massa apabila terjadi kepadatan. Pihak kepolisian juga akan menyiapkan skenario apabila terjadi penumpukan massa serta pengaturan alur pergerakan suporter.

Selain itu, Danang menegaskan bahwa asesmen yang dilakukan oleh tim Mabes Polri akan menjadi standar operasional prosedur (SOP) dalam menentukan jumlah personel pengamanan di setiap pertandingan. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanan setiap laga berjalan optimal.

Sementara itu, Pemkab Malang telah menerima berita acara serah terima (BAST) pengelolaan Stadion Kanjuruhan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada Sabtu (8/3/2025). Serah terima tersebut dilakukan setelah renovasi stadion setelah tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 dinyatakan rampung.

Stadion Kanjuruhan akan diresmikan bersama 20 stadion lainnya dalam sebuah acara oleh Presiden Prabowo Subianto. Namun, penggunaan stadion ini masih menunggu koordinasi antara Pemkab Malang dan manajemen Arema FC sebelum asesmen akhir dilakukan oleh pihak kepolisian.

Sumber: Kabarmalang