Emas Antam Naik Harga, Konsumen Perlu Waspada

MALANG, Zona Malang – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan pada hari ini, Senin (10/3/2025). Harga emas Antam naik sebesar Rp 3.000 per gram menjadi Rp 1,693 juta per gram dari sebelumnya Rp 1,690 juta per gram.

Kenaikan harga emas Antam ini juga diikuti dengan kenaikan harga buyback emas Antam sebesar Rp 4.000 menjadi Rp 1,543 juta per gram. Sebelumnya, harga emas Antam pernah mencapai rekor tertinggi di level Rp 1,709 juta per gram pada Rabu (5/3/2025).

Berikut rincian harga emas Antam hari ini:

  • Harga emas Antam 0,5 gram: Rp 896.500
  • Harga emas Antam 1 gram: Rp 1.693.000
  • Harga emas Antam 2 gram: Rp 3.330.000
  • Harga emas Antam 3 gram: Rp 4.975.000
  • Harga emas Antam 5 gram: Rp 8.269.000
  • Harga emas Antam 10 gram: Rp 16.460.000
  • Harga emas Antam 25 gram: Rp 41.387.500
  • Harga emas Antam 50 gram: Rp 81.855.000
  • Harga emas Antam 100 gram: Rp 163.590.000
  • Harga emas Antam 250 gram: Rp 408.587.500
  • Harga emas Antam 500 gram: Rp 816.875.000
  • Harga emas Antam 1.000 gram: Rp 1.633.600.000

Kenaikan harga emas Antam ini sejalan dengan tren kenaikan harga emas secara global. Selain emas, harga perak juga mengalami kenaikan sebesar Rp 110 menjadi Rp 18.300 per gram.

Menurut pengamat ekonomi, kenaikan harga emas Antam ini disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya adalah meningkatnya permintaan investor terhadap emas sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi global. Selain itu, sentimen positif dari pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS juga turut mendorong kenaikan harga emas.

“Investor cenderung memilih emas sebagai aset investasi yang aman di tengah situasi ekonomi yang tidak menentu saat ini. Selain itu, pelemahan Rupiah juga mendorong kenaikan harga emas domestik,” ujar Andi, seorang pengamat ekonomi.

Kenaikan harga emas Antam ini diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi para investor yang memegang emas. Namun, bagi masyarakat umum yang ingin membeli emas untuk kebutuhan investasi atau perhiasan, kenaikan harga ini tentunya akan berdampak pada daya beli mereka.

“Kami terus memantau perkembangan harga emas dan berusaha menyesuaikan harga jual kami agar tetap kompetitif di pasar. Namun, kenaikan harga ini juga tidak dapat dihindari mengingat kondisi pasar global,” ujar Direktur Utama PT Antam, Joni Saputra.

Meskipun harga emas Antam mengalami kenaikan, namun harga ini masih lebih rendah dibandingkan dengan harga emas di pasar internasional. Hal ini menjadikan emas Antam tetap menjadi pilihan yang menarik bagi investor dan masyarakat di Indonesia.

Dengan adanya kenaikan harga emas Antam ini, diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi para pemegang emas, namun juga menjadi perhatian bagi masyarakat umum yang ingin berinvestasi atau membeli emas untuk kebutuhan perhiasan. Pihak Antam pun terus berupaya untuk menjaga harga emas agar tetap kompetitif di pasar.

Sumber: Kabarmalang