Pemkab Malang Sidak Pasar, Pastikan Takaran Minyakita Sesuai

MALANG, Zona Malang – Pemerintah Kabupaten Malang, Jawa Timur, melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan takaran Minyakita di pasar-pasar dan pusat perbelanjaan sesuai dengan apa yang tertera pada kemasan. Sidak ini dilakukan langsung oleh Bupati Malang, H.M Sanusi, bersama jajaran pemerintah daerah.

Salah satu pasar yang dikunjungi adalah Pasar Kepanjen, Kabupaten Malang. Sanusi melakukan uji petik timbangan kemasan Minyakita yang tengah ramai diperbincangkan. Dari hasil uji petik di beberapa kios, Sanusi menyatakan bahwa seluruh timbangan dalam volume yang aman, artinya berat Minyakita sesuai dengan takaran kemasan.

“Semua timbangan yang kita uji petik tadi, semuanya pas sesuai takaran. Timbangan semua bagus, volume Minyakita, fortuner, beberapa merek lain bagus semua, tidak ada kecurangan,” kata Sanusi.

Selain itu, Sanusi juga memastikan ketersediaan dan harga bahan pokok penting (Bapokting) di sejumlah pasar di Kabupaten Malang dalam kondisi stabil dan aman hingga Lebaran 2025. Beberapa harga Bapokting yang disampaikan Sanusi, antara lain Minyakita Rp 14.700 per liter, Beras Premium Rp 14.800 per kilogram, Daging Sapi Rp 120.000 per kilogram, Bawang Merah Rp 35.000 per kilogram, Bawang Putih Rp 40.000 per kilogram, Cabai Merah Rp 45.000 per kilogram, dan Cabai Rawit Rp 75.000 per kilogram.

Menurut Sanusi, harga-harga tersebut menunjukkan adanya penurunan dibandingkan dengan sebelumnya. Ia juga memastikan stok kebutuhan beras di Bulog surplus hingga 6 bulan ke depan, serta stok gula pasir mencapai 35 ton yang dipastikan cukup hingga beberapa bulan ke depan.

Terkait isu maraknya Minyakita tak sesuai takaran, Bupati Malang itu mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh dan panik menanggapi hal tersebut. Ia juga meminta agar konsumen tidak melakukan panic buying, yang dapat berdampak pada ketersediaan stok di pasar.

“Harga-harga masih stabil, sesuai dengan standar,” beber Sanusi.

Dalam kesempatan yang sama, Sanusi juga memastikan stok kebutuhan beras di Bulog surplus hingga 6 bulan ke depan. Begitu pula dengan gula pasir, di mana stoknya mencapai 35 ton dan dipastikan cukup hingga beberapa bulan ke depan.

Terkait isu maraknya Minyakita tak sesuai takaran, Bupati Malang itu mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh dan panik menanggapi hal tersebut. Ia juga meminta agar konsumen tidak melakukan panic buying, yang dapat berdampak pada ketersediaan stok di pasar.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh dan panik dengan isu tersebut. Kami juga meminta agar konsumen tidak melakukan panic buying, karena hal itu akan berdampak pada ketersediaan stok di pasar,” tegas Sanusi.

Pemerintah Kabupaten Malang terus memantau situasi dan kondisi pasar, serta memastikan ketersediaan dan harga bahan pokok tetap stabil menjelang Lebaran 2025. Langkah-langkah ini dilakukan untuk menjaga ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Malang.

Sumber: Kabarmalang