MALANG, Zona Malang – Pemerintah Kota Batu terus mengupayakan peningkatan kualitas desa dan kelurahan di wilayahnya. Salah satunya melalui Lomba Desa dan Kelurahan Kota Batu Tahun 2025 yang saat ini sedang memasuki tahap peninjauan lapangan (klarifikasi lapangan).
Tim penilai yang terdiri dari unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD), TP PKK, akademisi, dan media melakukan kunjungan langsung ke tiga desa/kelurahan terbaik hasil seleksi administrasi sebelumnya. Ketiga finalis tersebut adalah Kelurahan Sisir (Kecamatan Batu), Desa Junrejo (Kecamatan Junrejo), dan Desa Oro-Oro Ombo (Kecamatan Batu).
Peninjauan lapangan ini bertujuan untuk mencocokkan data administrasi dengan kondisi nyata di lapangan, serta melihat secara langsung inovasi, program unggulan, dan pemberdayaan masyarakat yang telah dilaksanakan oleh masing-masing desa/kelurahan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari 3 tahap rangkaian lomba. Sebelumnya, peserta telah melalui penilaian administrasi pada 10 Maret 2025. Selanjutnya, ketiga finalis ini akan melanjutkan ke tahap Paparan dan Penyajian Video Profil Desa/Kelurahan yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Maret 2025.
Melalui lomba ini, Pemerintah Kota Batu ingin mendorong seluruh desa dan kelurahan untuk terus meningkatkan kinerja pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan, serta mendorong lahirnya inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Tahun sebelumnya, Kota Batu berhasil mengantarkan salah satu desanya menjadi pemenang lomba desa tingkat nasional. Tahun ini, Pemerintah Kota Batu berharap dapat kembali menunjukkan prestasi terbaik di tingkat provinsi maupun nasional.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Batu, Tika Rahayu, mengungkapkan bahwa tahapan selanjutnya akan ditutup dengan rapat pleno penetapan juara yang akan mewakili Kota Batu di ajang Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Timur.
“Kami berharap melalui lomba ini, desa dan kelurahan di Kota Batu dapat terus meningkatkan kinerjanya dan menghasilkan inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Tika.
Selain itu, Tika juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam mendukung program-program pemerintah desa dan kelurahan. Hal ini diharapkan dapat mendorong terciptanya sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam penilaian ini, tim penilai akan melihat berbagai aspek, mulai dari tata kelola pemerintahan desa/kelurahan, pembangunan infrastruktur, hingga pemberdayaan masyarakat. Diharapkan, lomba ini dapat menjadi motivasi bagi desa dan kelurahan untuk terus berkreasi dan berinovasi demi kesejahteraan warganya.
Dengan adanya Lomba Desa dan Kelurahan Kota Batu Tahun 2025 ini, Pemerintah Kota Batu yakin dapat terus mendorong kemajuan desa dan kelurahan di wilayahnya, serta menciptakan iklim yang kondusif bagi pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Sumber: Kabarmalang







