Polisi Tindak Pelaku Sahur on The Road dengan Suara Bising

MALANG, Zona Malang – Aksi cepat Polsek Dampit berhasil membubarkan potensi gangguan ketertiban masyarakat akibat aktivitas “sahur on the road” dengan sound system berlebihan di wilayah Dampit, Kabupaten Malang. Kejadian ini bermula dari laporan warga yang resah dan langsung direspon sigap oleh aparat kepolisian pada Jumat (14/3/2025) dini hari.

Laporan tersebut masuk melalui layanan pengaduan Call Center 110 Polri, menginformasikan adanya kegiatan “sahur on the road” yang menggunakan sound system dengan volume menggelegar di Jalan Sumberkembar, RT 009 RW 010, Kelurahan/Kecamatan Dampit. Warga merasa terganggu dengan kebisingan yang ditimbulkan, terutama di waktu istirahat menjelang sahur.

Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, membenarkan adanya penindakan tersebut. “Benar, petugas kami dari Polsek Dampit segera menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut. Kami langsung mendatangi lokasi dan memberikan imbauan agar tidak menggunakan sound system berlebihan karena bisa mengganggu warga lainnya,” ujarnya pada Sabtu (15/3/2025).

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, diketahui bahwa sekelompok remaja yang menamakan diri sebagai komunitas Remaja Babussalam sedang melakukan uji coba sound system di atas kendaraan roda tiga. Mereka berencana menggunakan sound system tersebut untuk membangunkan warga sahur keliling kampung.

Namun, niat tersebut urung terlaksana karena kegiatan mereka baru sebatas cek sound di lokasi. Kapolsek Dampit, AKP Ahmad Taufik Syafiudin, bersama anggotanya, langsung memberikan imbauan persuasif kepada para remaja agar tidak melanjutkan niat keliling kampung menggunakan sound system yang berlebihan.

“Alhamdulillah, warga setempat memahami imbauan petugas dan setuju untuk tidak melakukan sahur keliling. Mereka akhirnya membongkar peralatan dan memilih menggunakan sound system mushola Babussalam untuk membangunkan sahur,” ungkap AKP Bambang Subinajar.

Langkah persuasif ini diambil untuk mencegah potensi konflik dan menjaga ketertiban umum selama bulan Ramadan. Penggunaan sound system berlebihan saat “sahur on the road” seringkali menjadi keluhan warga karena mengganggu kenyamanan dan ketenangan istirahat.

AKP Bambang Subinajar menambahkan bahwa langkah cepat ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama Ramadan. Pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar menjalankan tradisi membangunkan sahur dengan cara yang tidak mengganggu ketertiban umum.

“Jika ada yang mengetahui potensi gangguan kamtibmas, silakan segera laporkan ke layanan 110. Kami siap merespons cepat setiap laporan masyarakat,” tegasnya. Polres Malang berkomitmen untuk terus menjaga kondusivitas wilayah selama bulan Ramadan yang penuh berkah ini.

Polres Malang juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para remaja, untuk lebih bijak dalam merayakan bulan Ramadan. Menghidupkan syiar Islam adalah hal yang baik, namun harus tetap memperhatikan norma-norma dan aturan yang berlaku, serta menghormati hak-hak orang lain.

Selain itu, Polres Malang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing. Dengan kerjasama yang baik antara polisi dan masyarakat, diharapkan bulan Ramadan tahun ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan penuh kedamaian.

Polres Malang juga mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga toleransi antar umat beragama dan menghormati perbedaan pendapat. Bulan Ramadan adalah momentum yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan rasa persaudaraan.

“Mari kita jadikan bulan Ramadan ini sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan untuk menjalankan ibadah puasa dengan sebaik-baiknya,” pungkas AKP Bambang Subinajar.

Dengan tindakan cepat dan responsif, Polres Malang menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadan. Diharapkan, kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menjalankan aktivitas selama bulan suci ini.

Sumber: Kabarmalang