MALANG, Zona Malang – Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, menyemarakkan acara Gema Festival Patrol di Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu, Rabu (19/3) malam. Acara ini merupakan salah satu wujud dari visi misi “mBatu Sae” yang mengedepankan kelestarian budaya di Kota Batu.
Gema Festival Patrol Sidomulyo mengambil rute di sepanjang Jalan Raya Bukit Berbunga dan finish di Rest Area Sidomulyo. Heli Suyanto sangat mengapresiasi dan mengungkapkan kebanggaannya pada seluruh warga Desa Sidomulyo yang telah berinisiatif untuk menyelenggarakan kegiatan ini.
“Kegiatan seperti ini sangat sejalan dengan visi MBATU SAE untuk menjadikan budaya lokal sebagai identitas dan ciri khas yang dimiliki masyarakat Kota Batu. Saya mengapresiasi kegiatan Gema Patrol yang diselenggarakan oleh Desa Sidomulyo, sarat akan makna dan nilai tradisi yang harus kita lestarikan,” ujar Heli.
Kegiatan Gema Festival Patrol kemudian dilanjutkan dengan pawai yang diikuti oleh 25 kontingen dari berbagai komunitas, organisasi, dan masyarakat secara umum di Kota Batu. Selain Wakil Wali Kota, acara ini juga dihadiri oleh Camat Batu Sasongko Adhitama, jajaran Forkopimcam, Kepala Desa Sidomulyo Suharto, serta perangkat desa, tokoh masyarakat, dan ribuan masyarakat Kota Batu.
Gema Festival Patrol merupakan salah satu upaya untuk melestarikan budaya dan tradisi di Kota Batu. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengekspresikan dan memperkenalkan kekayaan budaya lokal, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dan identitas masyarakat Kota Batu.
Menurut Heli Suyanto, acara ini sejalan dengan visi misi “mBatu Sae” yang bertujuan untuk menjadikan Kota Batu sebagai kota yang memiliki identitas kuat berbasis pada kearifan lokal. Melalui kegiatan-kegiatan seperti Gema Festival Patrol, diharapkan dapat memicu semangat masyarakat untuk terus melestarikan dan memperkenalkan budaya tradisional Kota Batu.
Salah satu atraksi menarik dalam Gema Festival Patrol adalah parade kendaraan tradisional yang disebut “Patrol”. Patrol merupakan kendaraan tradisional khas Kota Batu yang biasanya digunakan saat perayaan Hari Raya Idul Fitri. Kendaraan ini terbuat dari bambu dan kayu, serta dihiasi dengan berbagai ornamen dan lampu-lampu hias.
Kehadiran Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, dalam acara Gema Festival Patrol menunjukkan dukungan pemerintah Kota Batu terhadap upaya pelestarian budaya lokal. Heli Suyanto berharap, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Kota Batu untuk terus menjaga dan melestarikan warisan budaya yang dimiliki.
Gema Festival Patrol juga menjadi ajang untuk memperkenalkan budaya Kota Batu kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap budaya lokal, serta memperkuat identitas masyarakat Kota Batu.
Selain parade Patrol, dalam acara Gema Festival Patrol juga terdapat berbagai atraksi budaya lainnya, seperti tarian tradisional, musik tradisional, dan pertunjukan seni lainnya. Keberagaman atraksi ini menunjukkan kekayaan budaya yang dimiliki oleh masyarakat Kota Batu.
Kegiatan Gema Festival Patrol diharapkan dapat menjadi tradisi tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Batu bersama masyarakat. Melalui acara ini, diharapkan dapat terus memperkuat identitas dan melestarikan budaya Kota Batu, serta menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Batu.
Sumber: Kabarmalang







