MALANG, Zona Malang – Jelang puncak arus balik Lebaran 2025, Polres Malang terus mengintensifkan pengamanan dan pemantauan di wilayah Kabupaten Malang. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran dan keamanan lalu lintas selama masa mudik.
Berdasarkan data terkini hingga pukul 20.00 WIB, tercatat sebanyak 39.509 kendaraan meninggalkan Malang melalui tiga gerbang tol utama. Rinciannya, 28.247 kendaraan keluar melalui Gerbang Tol Singosari, 4.171 kendaraan melalui Gerbang Tol Lawang, dan 3.693 kendaraan melalui Gerbang Tol Pakis.
Di sisi lain, kendaraan yang masuk ke wilayah Malang tercatat sebanyak 22.926 unit. Terdiri dari 16.152 kendaraan masuk melalui Gerbang Tol Singosari, 3.376 kendaraan melalui Tol Lawang, dan 3.398 kendaraan melalui Tol Pakis.
Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, mengatakan bahwa peningkatan volume kendaraan ini telah diprediksi sebelumnya. Pihak kepolisian pun menyiagakan personel di sejumlah titik krusial untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan aman selama masa puncak arus balik.
“Personel kami disiagakan penuh di pos pengamanan dan pos pelayanan yang tersebar di jalur utama maupun jalur alternatif,” ujar AKP Bambang Subinajar.
Menurut AKP Bambang, hari ini merupakan puncak arus balik, dan kepadatan mulai terjadi sejak pagi hari. Pihaknya memastikan pengamanan berjalan maksimal sebagai bagian dari Operasi Ketupat Semeru 2025 yang saat ini masih berlangsung.
Dalam operasi tersebut, Polres Malang juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Fokus mereka tidak hanya pada pengamanan lalu lintas, tetapi juga pelayanan kepada pemudik.
“Kami mendirikan pos pelayanan yang dilengkapi fasilitas kesehatan, tempat istirahat, hingga bantuan informasi bagi pengguna jalan,” jelas AKP Bambang.
Polres Malang mengimbau para pengendara untuk tetap waspada dan mematuhi rambu lalu lintas. Masyarakat juga diminta untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh.
“Petugas akan terus bersiaga hingga berakhirnya masa arus balik guna menjaga stabilitas dan keselamatan di jalan raya,” pungkas AKP Bambang.
Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang baik, Polres Malang berharap dapat mewujudkan kelancaran dan keamanan lalu lintas selama masa puncak arus balik Lebaran 2025 di wilayah Kabupaten Malang. (tik/fir)
Sumber: Kabarmalang







