MALANG, Zona Malang – Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan oleh MA Almaarif Singosari. Sebanyak 46 siswa kelas 12 madrasah tersebut berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025. Hal ini membuktikan bahwa madrasah yang beralamat di Jalan Ronggolawe ini mampu bersaing dengan sekolah-sekolah negeri unggulan.
Kepala MA Almaarif Singosari, H. Abdul Kadir, S.H., M.H., yang akrab disapa Gus Kadir, menyampaikan kabar gembira ini pada Sabtu, (19/4) kemarin. Di bawah kepemimpinannya yang progresif, madrasah ini terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan kenyamanan belajar bagi para siswanya. “Alhamdulillah, di tahun ajaran 2024-2025, 46 siswa kami diterima di berbagai PTN melalui SNBP, SPAN-PTKIN, dan beasiswa teladan. Ini buah dari pendampingan intensif sejak kelas X,” ujar Gus Kadir dengan penuh rasa syukur.
Tidak hanya fokus pada aspek akademik, MA Almaarif Singosari juga membekali siswanya dengan program Bina Karir melalui kolaborasi dengan BP/BK dan orang tua. Tujuannya adalah untuk mempersiapkan siswa baik untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi, sekolah kedinasan, maupun TNI-Polri.
Keberhasilan siswa MA Almaarif Singosari tidak berhenti di PTN ternama seperti UB, UIN Malang, atau UGM. Beberapa alumni bahkan melanjutkan studi ke luar negeri atau menggabungkan kuliah dengan nyantri di pondok pesantren. “Kami tanamkan karakter santri yang seimbang yakni berilmu, berakhlak, dan tetap menjaga tradisi keislaman,” tambah Gus Kadir dengan rasa bangga.
Prestasi yang diraih oleh MA Almaarif Singosari semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu madrasah pencetak generasi emas pendidikan di Malang Raya. Di bawah asuhan para pendidik yang dedikatif, madrasah ini tidak hanya mencetak akademisi, tetapi juga generasi berkarakter kuat dan religius.
“Kami ingin membuktikan bahwa madrasah mampu bersaing secara global. Di sini, siswa bisa meraih mimpi setinggi mungkin,” pungkas Gus Kadir penuh semangat. Hal ini menunjukkan komitmen MA Almaarif Singosari dalam mencetak generasi muda yang unggul dalam berbagai aspek, baik akademik, karakter, maupun keagamaan.
Keberhasilan ini tentunya menjadi sebuah inspirasi bagi madrasah-madrasah lain di Malang Raya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan kesempatan bagi siswa-siswi mereka untuk meraih prestasi gemilang. Dengan dukungan dari pemerintah, masyarakat, dan orang tua, diharapkan MA Almaarif Singosari dapat terus menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lainnya di Kota Malang.
Selain itu, prestasi yang diraih oleh MA Almaarif Singosari juga membuktikan bahwa madrasah-madrasah di Indonesia mampu bersaing dengan sekolah-sekolah negeri unggulan. Hal ini menjadi penting untuk menghapus stigma negatif yang selama ini melekat pada madrasah, bahwa mereka hanya fokus pada aspek keagamaan saja.
Gus Kadir menegaskan bahwa di MA Almaarif Singosari, siswa tidak hanya dibekali dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga dilatih untuk memiliki karakter yang kuat dan tetap menjaga tradisi keislaman. Hal ini menjadi kunci keberhasilan madrasah ini dalam mencetak generasi emas pendidikan di Malang Raya.
Dengan prestasi yang diraih, MA Almaarif Singosari semakin membuktikan bahwa madrasah dapat menjadi pilihan utama bagi orang tua yang ingin menyekolahkan anak-anaknya di lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan pembinaan karakter yang kuat. Diharapkan, prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi madrasah-madrasah lain di Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan mereka.







